
Inhu | Khabarterkini.co
Pada hari Kamis, 18 Juli 2024, para ibu-ibu dari desa Bongkal Malang, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, turun ke jalan dalam sebuah aksi demo untuk menyampaikan kepedulian mereka terhadap kondisi jalan lintas tengah yang memprihatinkan. Mereka menyoroti lubang-lubang yang merajalela di jalan tersebut.
Aksi demo yang dilakukan oleh para ibu ini menyuarakan keprihatinan atas keadaan jalan yang dinilai tidak layak untuk dilalui lagi. Mereka menyalahkan kondisi ini kepada truk-truk pengangkut batu bara yang sering melintas dengan beban berat.

Salah satu peserta demo menyampaikan kepada media bahwa tuntutan mereka sebenarnya sederhana dan wajar. Mereka meminta agar aktivitas truk-truk pengangkut batu bara dihentikan pada jam-jam sibuk, yaitu dari jam 06 pagi hingga jam 09 pagi, serta pada jam 12 siang. Hal ini dilakukan untuk menghindari gangguan pada aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah dan pekerja.
Warga lainnya juga mengeluhkan bahwa mereka telah bertahun-tahun menderita akibat debu dan gangguan lainnya akibat lalu lintas truk-truk tersebut di jalan lintas tengah desa Bongkal Malang.
Para peserta demo berharap pemerintah setempat mendengarkan aspirasi mereka dan segera mengambil langkah untuk memperbaiki atau mengaspal jalan tersebut.
Mereka menegaskan bahwa aksi mereka dilakukan secara damai, sebagai bentuk keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi infrastruktur yang mempengaruhi keseharian mereka.
Penulis: Juwito
Editor: red













