Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 300x600
Sumatera Barat

Akses ke Pantai Sikabau Rusak Parah dan Berdebu, Wisatawan Keluhkan Ancaman Kesehatan

316
×

Akses ke Pantai Sikabau Rusak Parah dan Berdebu, Wisatawan Keluhkan Ancaman Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PASAMAN BARAT | Khabarterkini.co – Kondisi akses jalan menuju destinasi wisata unggulan, Pantai Sikabau di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, kini memicu sorotan tajam. Infrastruktur yang rusak parah dan dipenuhi debu tebal dikeluhkan wisatawan karena dinilai membahayakan kenyamanan hingga kesehatan. Selasa 24/03/2026

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan utama yang melintasi Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, masih berupa pasir dan kerikil dengan banyak lubang. Setiap kendaraan yang melintas memicu kepulan debu pekat, terutama saat cuaca panas, sehingga mengganggu pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Keluhan datang dari para wisatawan yang merasa perjalanan menuju lokasi wisata tidak sebanding dengan keindahan yang ditawarkan. Rinaldi (30), wisatawan asal Sungai Aur, mengaku kecewa saat berkunjung bersama keluarganya.

“Pantainya memang sangat indah, tetapi perjalanan ke sini benar-benar menguji kesabaran. Debunya tebal sekali, apalagi saat berpapasan dengan mobil. Kami yang naik motor sampai sesak napas dan pakaian penuh debu. Kalau kondisinya terus seperti ini, orang pasti enggan datang lagi,” ujarnya.

Kondisi ini tidak hanya dikeluhkan wisatawan. Warga setempat juga merasakan dampak buruk yang sama setiap hari. Eko, tokoh masyarakat Nagari Koto Sawah, menegaskan bahwa persoalan jalan rusak sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius.

“Kami sangat berharap Pemerintah Daerah segera memperhatikan kondisi jalan ini. Ini bukan hanya soal pariwisata, tetapi juga akses ekonomi masyarakat. Setiap hari kami ‘makan debu’. Kasihan wisatawan yang datang dari jauh, bukannya nyaman malah berisiko sakit atau kendaraannya rusak karena jalan berlubang,” ungkapnya.

Pantai Sikabau sendiri dikenal sebagai salah satu permata tersembunyi di Pasaman Barat dengan hamparan pasir putih dan deretan pohon kelapa yang asri. Namun, buruknya infrastruktur akses dinilai menjadi ancaman serius bagi perkembangan sektor pariwisata daerah.

Warga dan wisatawan kini mendesak Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui dinas terkait untuk segera melakukan pengaspalan jalan. Perbaikan infrastruktur dianggap krusial guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga daya tarik wisata yang dimiliki daerah tersebut.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin potensi besar Pantai Sikabau akan tergerus, dan minat kunjungan wisatawan perlahan menurun. Pemerintah pun diharapkan segera bertindak sebelum dampaknya semakin meluas.

Penulis: ( Ahmad Rifai Hsb )
Editor: ( Rul Hrp* )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *