PASAMAN BARAT | Khabarterkini.co Calon Wali Nagari Ujung Gading nomor urut 3, Peltu Purn Firman, membuat sayembara untuk mengungkap praktik politik uang dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Ujung Gading 2026.
Firman menjanjikan hadiah uang tunai Rp5 juta bagi warga yang berhasil menemukan dan melaporkan praktik politik uang dengan bukti yang kuat serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Pernyataan itu disampaikan Firman kepada media usai pemaparan visi dan misi calon wali nagari di Kantor Wali Nagari Ujung Gading, Jumat (11/9/2026).
«“Saya menegaskan, bagi warga Nagari Induk Ujung Gading yang menemukan adanya politik uang dan memiliki bukti yang kuat serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, akan saya berikan hadiah Rp5 juta tunai,” tegas Firman.»
Menurut Firman, sayembara tersebut merupakan bentuk komitmennya untuk mendorong pelaksanaan Pilwana Ujung Gading yang bersih dan bebas dari praktik politik uang.
Ia menilai politik uang dapat merugikan masyarakat karena berpotensi memengaruhi pilihan pemilih dan kualitas pemimpin yang dihasilkan melalui proses pemilihan.
Firman juga mengaku prihatin terhadap praktik politik uang yang masih kerap muncul dalam berbagai momentum pemilihan pemimpin.
Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi turut mengambil bagian dalam mengawasi seluruh tahapan Pilwana.
«“Kami mengimbau kepada seluruh warga Nagari Induk Ujung Gading, mari sama-sama kita awasi gelaran Pilwana ini agar benar-benar bersih dari praktik yang melanggar hukum, khususnya politik uang,” ujarnya.»
Firman mengatakan, hadiah Rp5 juta tersebut akan diberikan secara tunai kepada warga yang memberikan laporan disertai bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Ia menambahkan, setiap calon wali nagari juga telah menandatangani surat pernyataan bermaterai yang menyatakan tidak melakukan politik uang. Jika terbukti melanggar maka calon tersebut akan digugurkan.
“Jadi, mari kita sama-sama mengawasi. Kalau ada yang menemukan, silakan laporkan dengan bukti yang jelas,” katanya.
Firman berharap komitmen tersebut dapat mendorong seluruh calon dan masyarakat menjaga integritas Pilwana Ujung Gading sehingga pemimpin yang terpilih benar-benar lahir dari kehendak masyarakat, bukan karena transaksi politik.
(Ahmad Rifai).














