PASAMAN BARAT | Khabarterkini.co Menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Pasaman Barat, masih banyak masyarakat yang mengaku belum memahami tata cara pemungutan suara menggunakan sistem elektronik atau e-voting.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pasaman Barat. HMI meminta Panitia Pemilihan Kabupaten agar kembali melaksanakan sosialisasi tata cara pemilihan wali nagari melalui e-voting secara massal dan menyeluruh.
Ketua Umum HMI Cabang Pasaman Barat, Raihul Afiv, mengatakan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat sangat diperlukan karena masih banyak warga yang belum mengetahui mekanisme pemilihan dengan sistem e-voting.
“Kami meminta kepada Panitia Pemilihan Kabupaten melaksanakan kembali sosialisasi secara massal mengenai Pilwana secara e-voting. Karena masih banyak masyarakat yang belum tahu, bahkan sama sekali belum mengetahui tata cara pemilihan ini,” ujar Raihul Afiv.
Menurutnya, pertanyaan mengenai mekanisme e-voting masih sering disampaikan masyarakat kepada kader-kader HMI di berbagai wilayah.
“Banyak masyarakat yang bertanya kepada kami bagaimana tata cara pemilihan secara e-voting ini. Kami pun hanya bisa menyosialisasikannya secara terbatas. Karena itu, kami sudah menginstruksikan kepada seluruh kader HMI Pasaman Barat agar ikut membantu mensosialisasikan tata cara pemilihan e-voting kepada masyarakat,” katanya.
Afiv menilai pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pemungutan suara menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan Pilwana. Jangan sampai masyarakat yang memiliki hak pilih justru mengalami kebingungan ketika berada di tempat pemungutan suara.
Sementara itu, Sekretaris HMI Cabang Pasaman Barat, Hamid Yasin, mengatakan sosialisasi secara massal sangat diperlukan agar seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara maksimal.
“Upaya ini sangat krusial agar hak pilih masyarakat dapat tersalurkan secara maksimal tanpa terkendala kebingungan teknis, sehingga Pilwana Pasaman Barat dapat sukses terlaksana secara transparan dan kondusif,” ujar Hamid.
Hamid menegaskan HMI Cabang Pasaman Barat siap ikut berkolaborasi dengan panitia penyelenggara untuk membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait sistem e-voting.
Menurutnya, sosialisasi tidak hanya menyasar masyarakat di wilayah perkotaan, tetapi juga harus menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok dan nagari-nagari yang membutuhkan penjelasan secara langsung.
“HMI Cabang Pasaman Barat menegaskan siap mengawal dan berkolaborasi dengan panitia penyelenggara demi memastikan seluruh lapisan masyarakat, hingga ke wilayah pelosok, mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai sistem e-voting ini,” tegasnya.
Hamid juga mengusulkan agar sosialisasi tersebut segera dilaksanakan mengingat waktu menuju hari pemungutan suara semakin dekat.
“Kami mengusulkan kepada Panitia Pemilihan Kabupaten agar melaksanakan sosialisasi secara massal sebelum hari pemungutan suara, mengingat waktu pelaksanaan tinggal beberapa minggu lagi,” pungkas Hamid.
HMI berharap sosialisasi yang lebih masif dapat memberikan kepastian dan rasa percaya diri kepada masyarakat saat menggunakan hak pilihnya. Dengan demikian, penerapan sistem e-voting dalam Pilwana Pasaman Barat diharapkan dapat berjalan lancar, transparan, kondusif, serta tidak menimbulkan kebingungan bagi pemilih.
(Ahmad Rifai).















