Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Riau

PT. PHI Mengklaim Tidak Mempekerjakan Pemanen di Areal Banjir Malalui Humasnya, Yusman

955
×

PT. PHI Mengklaim Tidak Mempekerjakan Pemanen di Areal Banjir Malalui Humasnya, Yusman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pelalawan | Khabarterkini.co

Berbagai media online di Pelalawan Riau telah mengabarkan tentang karyawan PT. PHI Unit Kebun Langgam yang masih terlibat dalam panen di area banjir. Meskipun telah disoroti oleh publikasi tersebut, PT. PHI tampaknya tidak mengindahkan permasalahan ini.

Sejak Rabu hingga hari Kamis ini, berbagai informasi terkait PT. PHI Unit Kebun Langgam mencuat. Informasi dari sumber yang enggan disebutkan namanya dalam publikasi ini mengungkapkan kepada media melalui WhatsApp pada Kamis pagi, 4 Januari 2024, pukul 07.08 WIB.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Narasumber menyampaikan dua foto yang menunjukkan para pekerja Pemanen SKU dan Pemanen BHL bersiap untuk berangkat ke lapangan di Apdeling 07 menggunakan sampan mesin, meskipun lapangan yang akan dipanen masih tergenang banjir.

Para pekerja ini, menurut sumber, melanjutkan pekerjaan mereka demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga, meskipun dihadapkan pada risiko yang amat besar. Menurut informasi, debit air di Apdeling 07 saat ini mencapai sekitar 1 meter.

Terkait pengeluhan para pekerja, mereka merasa kecewa karena setiap kali menanyakan hasil kerja kepada mandor mereka, jawaban yang diberikan hanya seputar hasil yang telah mereka peroleh, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Sumber juga menegaskan bahwa jadwal kerja yang dimulai pukul 07.00 WIB bahkan ada yang pulang pada waktu magrib, merupakan hal yang sangat membebani para pekerja.

Salah satu karyawan juga menyoroti sikap manajemen PT. PHI Unit Kebun Langgam yang tidak menunjukkan empati terhadap kondisi para pekerja Pemanen yang dipekerjakan di area banjir.

Mereka merasa tidak dihargai dan terpinggirkan dalam kondisi sulit ini. Keluhan mereka sepertinya tak direspon oleh pihak manajemen perusahaan atau pemerintah setempat, bahkan di saat kondisi banjir yang mengkhawatirkan ini.

Pemberitaan ini telah mencoba mengonfirmasi manajemen PT. PHI Unit Kebun Langgam melalui humasnya, pak Yusman, melalui telepon WhatsApp. Menurut humas tersebut, pihak perusahaan tidak mempekerjakan karyawan Pemanen di area banjir yang dalam. Mereka mengklaim bahwa para karyawan saat ini ditempatkan di area yang lebih tinggi dan minim genangan air.

Tanggapan tajam dari Seksi Hukum DPD SIJI Kabupaten Pelalawan, Azwar Alimin Musa, SH, terhadap klaim Humas PT. PHI sangat jelas. Menurutnya, Humas PHI tidak konsisten dengan klaimnya.

Bukti yang berupa foto menunjukkan keberadaan aktivitas kerja di area banjir dengan air setinggi seleher. Azwar menekankan bahwa dalam Negara Hukum seperti kita, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan melindungi setiap pekerja atau buruh.

Oleh karena itu, perusahaan seharusnya mempertimbangkan kondisi riil dan mengingat bahwa manusia bukanlah robot. Penting untuk menghormati martabat manusia. Tegasnya

Penulis: {*}.
Editor: red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *