Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Riau

Pembangunan Semenisasi di Jalur Empat Desa Sidomukti Menimbulkan Keraguan

248
×

Pembangunan Semenisasi di Jalur Empat Desa Sidomukti Menimbulkan Keraguan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pelalawan, Riau | Khabarterkini.co

Dugaan ketidak beresan dalam proyek semenisasi di jalur empat desa Sidomukti, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, menjadi sorotan tajam. Tim wartawan melaksanakan peninjauan langsung hari Selasa, 09/01/1024, pukul 09:30 WIB bersama pimpinan umum media online Suaramasa.co, memunculkan pertanyaan serius terhadap pembangunan tersebut.

Penemuan kejanggalan dalam proyek semenisasi, ditandai oleh plang proyek yang menunjukkan Volume P: 130 M L: 4 M T: 0.15 dengan biaya Rp 176.364.000 dari Dana Desa tahun 2023, menimbulkan kekhawatiran. Yang mana masa pengerjaan pada bulan Juli 2023 menunjukkan sejumlah kekurangan, termasuk beberapa titik retakan pada permukaan semenisasi serta krikil-krikil yang mulai terlepas. Kuat dugaan terjadinya hal sedemikian sudah jelas adanya pengurangan semen.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kepala Desa Sidomukti, Irham Susilo, bersama Tim TPK Desa, dan sejumlah pihak terkait, dihadapkan pada pertanyaan tajam dari pimpinan umum Suaramasa.co.id dan tim wartawan terkait kualitas proyek ini.

Redaksi Khabarterkini.co

Dalam interaksi tersebut, tim wartawan meminta penjelasan yang lebih konkret. Namun, respons dari pihak terkait tidak sepenuhnya memuaskan. Meskipun Tim TPK Desa Sidomukti menunjukkan lokasi proyek, penjelasan yang diberikan tidak mampu memuaskan kebutuhan informasi yang dibutuhkan.

Dalam investigasi lebih lanjut, warga setempat saat di mintai tanggapannya terkait kondisi dan kualitas pembagunan jalan semenisasi di jalur empat desa Sidomukti, mengungkapkan kami selaku masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa pak, dan kami hanya bisa menerima sepeti apapun itu Bagunannya. Jelasnya

Tetapi dari bahasa warga mencerminkan bahwa Sanya ketidak puasan terhadap kondisi pembangunan semenisasi itu. Meskipun demikian, kepala desa menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Masih di hari yang sama di salah satu warung makan nasi yang tak jauh dari kantor desa sidomukti, Ketika diwawancarai, Ketua BPD Sido Mukti, Dasuki, mengakui dimensi proyek semenisasi yang lebih besar dari yang tercantum sebelumnya. Namun, ia juga menyoroti bahwa tanggung jawab utama pembangunan berada di tangan kepala desa.

Tambah Dasuki; saya pak hanya sekedar namanya saja ketua BPD Sidomukti tetapi pugsional saya selaku BPD tidak ada gunanya pak. Jelasnya sembari tersenyum

Yang parahnya lagi pak, kalaulah seorang pemimpin itu bodoh ya lebih baik lagi pak karena kalau bodoh dapat di kasih tua biar paham, kalau ini ngeyel pak tak ada lagi obatnya kalau udah ngeyel. Cetusnya

Halsenada di sampaikan oleh bendahara Desa Sidomukti, Sandi. Yang mana kalau bendahara cuman namanya saja bendahara kalau udah urusan keuanggan ya tentunya kepala desalah semua yang mengetahuinya bang, mau di kemanakan uang tersebut ya terserah kepala desa.Terangnya

Kualitas dari pembangunan semenisasi ini menjadi sorotan serius. Para tokoh lokal menegaskan bahwa permasalahan ini perlu penanganan serius, dan menunjukkan ketidak puasan terhadap pengelolaan proyek semenisasi yang kurang transparan.

Bersambung….

Penulis: (*)
Editor: red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *