Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Jawa Timur

Minim Fasilitas, MI Mambaul Hikam Laksanakan proses belajar di atas lantai.

172
×

Minim Fasilitas, MI Mambaul Hikam Laksanakan proses belajar di atas lantai.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sapeken | Khabarterkini.co 

(03/11/2022). sebuah lembaga pendidikan yaitu, Yayasan PP Mambaul Hikam desa sadulang kecil, kecamatan Sapeken, kabupaten Sumenep Jawa Timur. Sebuah lembaga swasta yang bergerak di bidang pendidikan yang Membutuhkan perhatian semua pihak . Karena sekolah atau yayasan tersebut di nilai masih mengalami kekurangan peralatan untuk proses pendidikan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Di ketahui di daerah tersebut hanya memiliki satu lembaga pendidikan yang berdiri di daerah itu yakni Madrasah ibtidaiyah Mambaul Hikam dan kondisinya sangat membutuhkan perhatian semua pihak dan dinas terkait, karena beberapa peralatan sekolah itu minim fasilitas.

Anak anak murid di sekolah tersebut terpaksa harus belajar di atas lantai beralas tikar karena tidak mempunyai fasilitas seperti Bangku dan meja ketika mengikuti proses pendidikan.

Untuk itu pihak lembaga tersebut memohon bantuan kepada semua pihak, agar lembaganya dapat perhatian instansi terkait demi kesinambungan dan wadah dalam mencetak kader generasi bangsa.

Ketua yayasan yaitu, bapak Basri yang di dampingi dewan guru kepada tim media mengatakan, ” lembaga kami satu satunya lembaga swasta yang berdiri di daerah ini dan masih minim fasilitas dan kami sangat membutuhkan beberapa peralatan agar proses pendidikan dapat berjalan dengan baik.

Lanjut,” Dan kami berharap ada pihak terkait yang sudi membantu memberikan fasilitas seperti Bangku dan meja untuk anak anak kami belajar,” ungkapnya.

Lembaga tersebut Kini mengoperasikan dua pendidikan formal yaitu Sekolah dasar (SD) dan Madrasah Tsanawiyah (MI) dan memiliki jumlah murid seratus dua puluh dari dua buah pendidikan formal yang di kelola.

Namun karena kekurangan sarana ruang kelas maka diperlakukan aturan belajar bergantian untuk melengkapi Kouta belajar para murid.

Dari pantauan media ke sekolah tersebut mendapati, memang kondisi beberapa ruang kelas belum memiliki peralatan yang secukupnya dan sangat minim Fasilitas untuk sebuah proses pendidikan.

Populasi penduduk di pulau sadulang kecil berjumlah 600 jiwa, dan kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Untuk mencerdaskan generasi berikutnya dan bisa mengenyam pendidikan cuma pada sekolah/ yayasan itu agar kedepannya menjadi generasi yang lebih baik.
(Tim/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *