Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Riau

Khairul Anam Bantah Tuduhan Berita Hoax: Tegaskan Kebenaran Melalui Hak Jawab

656
×

Khairul Anam Bantah Tuduhan Berita Hoax: Tegaskan Kebenaran Melalui Hak Jawab

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pelalawan | Khabarterkini.co

Riau, 29 November 2023 – Diduga memiliki ketidak senangan terhadap Khairul Anam, seorang Pimpinan Redaksi dari salah satu Media Online, yaitu tvonline targetjurnalis.com, Media KABAR JAMBI di daerah Jambi telah menulis dan mempublikasikan berita tanpa melakukan konfirmasi.

Dalam pemberitaan tersebut, nama Khairul Anam disebut tanpa inisial dengan narasi yang tidak seimbang. Di dalamnya, Khairul Anam merasa dirugikan dengan isi berita yang kasar, menyebutnya sebagai wartawan abal-abal, dan menuduh melakukan pemerasan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Pemberitaan tanpa konfirmasi merupakan pelanggaran kode etik jurnalis. Ini menyebabkan munculnya narasi yang tidak seimbang dan merugikan, yang mengarah pada pencemaran nama baik menurut KUHP dan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 310 Ayat 2.

Khairul Anam membantah tudingan tersebut dengan membela diri melalui pembantahan terkait statusnya sebagai wartawan abal-abal. Dia menunjukkan KTA, SK, dan surat tugas di medianya saat ini.

Dia juga menegaskan bahwa tidak melakukan pemerasan seperti yang dilaporkan oleh Media Kabar Jambi. Khairul siap bertemu dengan orang yang merasa menjadi korban dari pemerasan tersebut.

“Itu hanya isu miring yang tidak benar yang dituduhkan kepada diriku. Saya tidak di konfirmasi, dan jika ada bukti atas tuduhan tersebut, silakan laporkan saya,” tegas Khairul.

Wartawan seharusnya bersikap independen dan menghasilkan berita yang akurat serta tidak berpihak. Mereka harus menempuh cara-cara profesional dalam tugas jurnalistik, serta menguji informasi dengan prinsip berimbang dan tidak mencampur fakta dengan opini yang menghakimi.

Khairul Anam, melalui kuasa hukumnya, sangat kecewa atas pemberitaan yang mencantumkan namanya tanpa konfirmasi dari salah satu media online.

“Dengan adanya pemberitaan dari media Kabar Jambi, saya merasa keberatan karena belum ada konfirmasi sebelum publikasi. Saya yakin berita tersebut adalah hoax dan saya bisa membuktikannya,” tandasnya.

Khairul juga menyatakan kesiapannya untuk bertemu langsung dengan pihak media yang telah memberitakan untuk menegaskan kebenaran antara berita dan fakta.

“Saya siap menghadapi orang yang mengaku telah diperas dan diancam seperti yang diberitakan dalam berita miring tersebut. Saya paham kode etik jurnalistik, dan pemberitaan tanpa konfirmasi yang bertujuan pada keakuratan dan keberimbangan sangat saya keberatan,” tambahnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *