Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

Rumah Warga Pembuat Gula Aren Ludes Terbakar Butuh Atensi Pemerintah dan Dinas Terkait

220
×

Rumah Warga Pembuat Gula Aren Ludes Terbakar Butuh Atensi Pemerintah dan Dinas Terkait

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat | Khabarterkini.co

Si Jago Merah kembali melahap rumah milik Maradona, seorang warga yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat gula aren di Nagari Simpang Timbo Abu Kajai, Kecamatan Talamau.

Kejadian berawal ketika Ia berencana pergi ke kampung isterinya, melihat anaknya yang sedang berobat karena sakit, yang saat ini tinggal di rumah mertuanya di Nagari Cubadak Kecamatan Duo Koto.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Sebelum meninggalkan rumah, seperti biasa Ia menyelesaikan pekerjaannya dulu memasak air nira dan mengolahnya menjadi gula aren, setelah selesai berangkat menuju kampung isterinya, namun naas yang terjadi, sepeninggalnya rumah tadi terbakar pada rabu sore (04/09/2024).

Atas musibah ini, Kamis, 05/09/2024 maradona melaporkan kepada Pemerintahan Nagari Simpang Timbo Abu Kajai terkait insiden yang menimpa rumahnya agar diberikan perhatian dan bantuan.

Sabagai tindak lanjut laporan warga, pemerintah Nagari meninjau ke lokasi kejadian dengan mengambil foto dokumentasi dan membuat surat ditujukan kepada BPBD Pasaman Barat, Dinas Sosial Pasaman Barat dan BAZNAS Pasaman Barat.

Via telpon, Sekretaris Nagari Simpang Timbo Abu Kajai, Sarli Siska Harianti, menyampaikan harapannya agar instansi dan dinas terkait segera menyalurkan bantuan kepada warganya yang telah mendapat musibah kebakaran dan kehilangan tempat tinggal.

“Surat sudah kami layangkan, kerugian korban ditaksir 60 jutaan, minimnya anggaran nagari sehingga baru bisa bantu seadanya, mudah-mudahan pemerintah kabupaten secepatnya memberikan bantuan untuk meringankan beban warga kami; “ucapnya

Pelaksana Tugas Kepala Jorong (Plt) Timbo Abu Kajai Agusmayanti membenarkan bahwa rumah warganya yang bernama Marodana telah terbakar.

“Benar telah terjadi kebakaran di rumah warga kami yang tinggal di pinggir sawah, diperkirakan terjadi sore hari rabu, dan diduga berasal dari api tungku dapur; “katanya, (07/09/2024).

Lanjutnya, beberapa orang warga mencoba membantu memadamkan api dengan alat seadanya, namun besarnya kobaran api membuat warga kewalahan hingga api tidak bisa dibendung hingga melahap semuanya sampai rata dengan tanah.

Sementara Maradona berharap bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah makanan dan pakaian sehari-hari, karena yang ada hanya seluruh yang melekat dibadan, selebihnya berada dirumah dan sudah terbakar.

“Saya berharap pemerintah memberikan perhatian atas musibah yang menimpa saya dan keluarga, kepada siapa lagi saya minta bantu selain kepada pemerintah nagari dan kabupaten; “harapnya.

(Rifki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *