Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Jambi

Proyek Drainase Bersumber Dana Desa Tahun 2023, Desa Mekar Jaya diborongkan Bukan Padat Karya

222
×

Proyek Drainase Bersumber Dana Desa Tahun 2023, Desa Mekar Jaya diborongkan Bukan Padat Karya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Muaro jambi | Khabarterkini.co

Proyek pembuatan saluran drainase dilokasi Rt 16 dusun Sukomoro, Desa Mekarjaya, Kecamatan Dungai Gelam. Sepanjang 126 meter yang dianggarkan 42.356.330 juta melalui dana desa tahun 2023 diborongkan dan ini sudah menyalahi aturan.
Berdasarkan hasil investigasi tem media online khabarterkini.co dilapangan 16/9/2023, proyek yang dimulai tanggal 14 september. Para pekerja yang berjumlah empat orang mulai melakukan penggalian pondasi tanpa acuan gambar kerja karena tidak terlihat gambar disebelah papan proyek.
Dan kuat dugaan diborongkanNya proyek drainase saluran air pembuangan limbah rumah tangga {LRT}. diperumahan Lindung Indah I Rt 16 dusun sukomoro Desa Mekarjaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Dari Hal temuan atau pantauan tem awak media ini di lapanggan, tidak satupun warga Rt 16 dilibatkan dalam pengerjaan proyek drainase tersebut. Jelas, ini sangat bertentangan.
Proyek ini merupakan sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan, atau masyarakat yang sedang menganggur.
Didalam papan nama proyek itu sangat jelas tertulis bahwa proyek ini padat karya bukan diborongkan, waktu dimulai tanggal berapa, berapa lama pekerjaanNya.
Tidak dicantumkan dalam papan nama proyek ada kemungkinan proyek draenase terindikasi atau diduga ada oknum-oknum perangkat desa yang bermain dalam mencari keuntungan untuk pribadiNya.
Dugaan mekanismeNya, ini sudah dilanggar oknum-oknum perangkat desa karena yang benar seperti pekerjaan di Rt 17 perangkat desa memberi tahukan ketua Rt untuk meminta data-data wargaNya yang sedang tidak bekerja untuk diperkerjakan dalam proyek rabat beton sebanyak 40 orang sebagai salah satu syarat dan Rt menghubungi warga-wargaNya sesuai aturan karena proyek ini sifatnya padat karya.
Sambil mendokumentasi bahan pendukung yang dilokasi, 7 batang ukuran 8 banci, 3 batang besi cincin 4, batu bata sekitar kurang lebih 4000 ribu satu truk pasir serta batu kerikil diperkirakan satu kubik.
Salah seorang warga Rt 16 mengungkapkan kepada Tem Wartawan Khabarterkini.co (15/9). sangat kecewa ketika meminta supaya bisa bekerja dalam proyek tersebut ditolak.
Dengan dalih atau alasan seorang warga Tempatan tidak diterima untuk bekerja, ini saja sudah rugi. Padahal pekerja yang mengerjakan proyek drainase masih cuma empat orang dan perkerjaan ini baru dimulai padahal disitu jelas-jelas proyek padat karya.
Bersambung, edisi berikutNya
Kaperwil Jambi : {ND}.
Editor : {arhp}.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *