Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Jambi

Dua paket Proyek Pagar Puskesmas Desa Danau Aur Duri, “Asal Jadi”

288
×

Dua paket Proyek Pagar Puskesmas Desa Danau Aur Duri, “Asal Jadi”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Merangin | Khabarterkini.co

Dua paket kegiatan pembangunan pagar puskesmas dan puskesmas pembantu, dinas kesehatan kabupaten merangin provinsi Jambi, didanai APBD II Merangin, dengan nilai kurang lebih 500 juta, diduga bermasalah melanggar kontrak, tahap pekerjaan tidak mengacu gambar maupun RAB.

Dari hasil investigasi didua lokasi ( 15/1 23) yang lalu, pembangunan puskesmas pembantu Desa Danau, kecamatan Nalo tantan pekerjaan yang dilaksanakan seharusnya pagar keliling sepanjang 82 meter sudah selesai, namun faktanya awal tahun 2023 kontraktor masih menyelesaikan pagar depan sepanjang 20 meter. Itupun baru fondasi.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Indikasi bermasalah terlihat ketika memasuki gedung puskesmas dijadikan barak kerja merang kapan tempat kerja tukang, bahkan salah satu ruang dijadikan gudang untuk menyimpan material proyek dan ini sudah tidak dibenarkan. Mengingat didalam gedung banyak obat-obatan untuk ke butuhkan masyarakat yang akan berobat. Seharusnya kontraktor menyewa rumah penduduk.

Papan proyek juga tidak ada, fungsinya untuk menjelaskan CV mana yang mengerjakan, berapa biayanya, berapa lama masa pelaksanaanya, siapa konsultan pengawas nya, sehingga masyarakat maupun Pers bisa ikut mengawasi sesuai amanah presiden agar berpartisipasi agar bisa menekan ke bocoran uang negara agar tidak diselewengkan oknum.

Penggalian fondasi kedalaman tidak sesuai dengan yang ada dalam gambar diperkirakan 30 sama pai 40 Cm, menurut tukang yang pemborong pagar puskesmas karena di perintah pemilik proyek ( kontraktor).

Diduga tiang pertiang kerangka yang dita nam bentuknya tegak lurus dan sangat rawan, sewaktu-waktu bisa saja roboh pagar tersebut karena berdekatan dengan rumah penduduk khusunya yang dibelakang, cat tembok yang digunakan untuk mengecat tembok cat tembok yang tidak berkwalitas baik ? Karena yang ada cat tembok merk vitara.

Dengan masih bekerja kontraktor ini sudah tidak sesuai lagi kontrak kerja, seharusnya PPK sudah harus menyetop pekerjaan karena dianggap tidak mampu menyele saikan sesuai kontrak yang disepakati kedua belah pihak.

Sementara dilokasi Desa Aur Duri ketika wartawan menanyakan tentang proyek pembuatan pagar keliling puskesmas di wilayahnya. Mengatakan, memang ada proyek pembuatan pagar sekeliling.

“Namun kades Aur duri tidak tau siapa yang mengerjakan, seharus nya kontraktor memberi tahu kepada kepala desa atau perangkat desa lain. Kalau terjadi sesuatu kecelakaan kerja atau ada barang material yang hilang desa pasti ke imbasnya. Kondisi pagar keliling itu sudah selesai, tidak ada lagi yang bekerja. Apakah anggaran sampai pembuatan pagar tanpa terali dan pintu pagar.?

Mendapat informasi dari kepala desa wartawan meluncur ke lokasi. Ternyata apa yang dikatakan benar, tidak ada pagar nya dan pintu dorong nya.

Kepala dinas kesehatan beberapa waktu lalu, tidak bisa ditemui beliau sedang menjalankan umroh, dan itu dibenarkan pam Dede Sulaiman S. Farm apt diruang kerjanya beberapa waktu lalu, sehubungan dengan dua paket pekerjaan pagar keliling puskesmas yang diduga bermasalah.

Selalu KPA, sangat berterima kasih dengan informasi, na mun untuk memberikan penjelasan akan memanggil PPK dan berjanji akan memberi penjelasan kepada media. Ujar dede”
.
Indikasi ada dugaan proyek tersebut bermasalah, karena kurang maksimalnya pengawas yang menjadi tugas dan fungsi untuk menjalankan tugasnya sehingga kontraktor bekerja tanpa pengawasan hasil nya bisa ditebak sendiri.

Sementara ketika wartawan kabar terkini Co, meminta penjelasan kepada pihak ispektorat, beberapa waktu lalu, sehubungan banyak proyek yang bekerja, kebijakan”tunda bayar” menjelaskan maksud tunda bayar adalah proyek yang dikerjakan sesuai dengan kontrak yang disepakati selesai pekerjaanpekerjaannya,

karena devisit anggaran itu bisa dibayarkan diawal tahun sesuai surat edaran yang dikeluarkan pemerintah daerah. Itu namanya “tunda bayar “, bukan proyek dikerjakan setelah habis masa kontrak boleh dikerjakan ditahun 2023.ujarnya. ( MD)

Fenulis, Kaperwil Jambi : Amd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *