Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
NAD

Tiga Jembatan Putus Dihantam Banjir Terparah Sepanjang Sejarah di Aceh Tenggara, Satu Warga Meninggal

181
×

Tiga Jembatan Putus Dihantam Banjir Terparah Sepanjang Sejarah di Aceh Tenggara, Satu Warga Meninggal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Aceh Tenggara | Khabarterkini.co – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tenggara selama dua hari berturut-turut memicu banjir besar yang disebut sebagai salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah daerah tersebut. Akibatnya, tiga jembatan berkerangka baja putus tersapu arus, serta sejumlah wilayah mengalami genangan parah.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Aceh Tenggara, Dodi Sukmariga Tajmal, membenarkan adanya kerusakan berat pada tiga jembatan, masing-masing:

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Jembatan penghubung Desa Natam menuju Kecamatan Darul Hasanah

Jembatan antara Desa Mbarung dan Kecamatan Darul Hasanah

Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Lawe Sigala dengan Babul Rahmah

Selain kerusakan infrastruktur, satu warga dilaporkan meninggal dunia saat banjir terjadi. Korban diduga terseret arus sungai yang meluap dan tidak dapat diselamatkan.

Menurut Dodi, pada hari kedua pascabanjir, sejumlah kawasan masih tergenang air. BPBD mencatat sementara lokasi terdampak meliputi:

Kecamatan Babussalam

Kecamatan Bambel

Kecamatan Lawe Bulan

Kecamatan Bukit Tusam

Kecamatan Lawe Sumur

Kecamatan Badar

Kecamatan Babul Rahmah

Kecamatan Tanoh Alas

Ia menegaskan bahwa pendataan masih berlangsung dan kemungkinan jumlah wilayah terdampak maupun kerusakan dapat bertambah.

Dodi juga mengimbau seluruh masyarakat Aceh Tenggara agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
“Keselamatan jiwa dan raga harus menjadi prioritas,” ujarnya dalam laporan resmi pada Kamis, 27 November 2025.

(Hamzah).

Editor: red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *