Asahan | Khabarterkini.co
Dalam upaya memperkuat pemanfaatan Program Perhutanan Sosial di Kabupaten Asahan, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) III Asahan menyerahkan berkas administrasi kelengkapan kendaraan bantuan Alat Ekonomi Produktif (AEP) kepada lima kelompok tani hutan, Selasa (3/6), di Kisaran.
Penyerahan dokumen berupa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) tersebut menjadi simbol penguatan komitmen pemanfaatan bantuan sesuai dengan tujuan program. Kepala KPH III Asahan, Djonner Sipahutar, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya penggunaan AEP sesuai fungsinya.
“Saya tidak mau bantuan yang diserahkan digunakan untuk kepentingan pribadi, apalagi jika tidak bermanfaat. Jangan dialihfungsikan, karena nantinya kami yang akan disalahkan. Gunakanlah sebagaimana tujuan awal permohonan,” tegas Djonner kepada pengurus kelompok tani penerima bantuan.
Diketahui, lima kelompok tani hutan yang menerima bantuan AEP tahun 2022 tersebut adalah Serikat Petani Indonesia Basis Padang Mahondang, Kelompok Tani Makmur Jaya, Kelompok Tani Pargam Jaya, Kelompok Tani Gunung Jaya, dan Kelompok Tani Berkat Jaya. Bantuan yang diterima meliputi kendaraan roda tiga (VIAR), genset listrik, kultivator, pompa air, dan timbangan digital, yang seluruhnya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengadaannya.
Djonner juga mengimbau agar kelompok tani tetap menjaga komunikasi aktif dengan pihak KPH III Asahan, khususnya dalam hal pengembangan dan kebutuhan lahan.
“Kalau ada yang memerlukan bantuan bibit, silakan diajukan. Tapi harus sesuai dengan keperluan dan kondisi lahan masing-masing kelompok,” tambahnya.
Serasi Simbolon, Ketua Kelompok Serikat Petani Indonesia Basis Padang Mahondang, mengungkapkan bahwa bantuan yang diterima sangat membantu aktivitas kelompok.
“Kendaraan roda tiga sangat bermanfaat, Pak. Selain bisa dipakai mengangkut ibu-ibu anggota ke lahan, juga membantu dalam membawa hasil panen,” ujarnya.
Kepala Seksi Perencanaan KPH III Asahan, Taufik Rahman, turut memberikan arahan agar kelompok tani terus berinovasi dalam mengelola lahan perhutanan sosial.
“Kami berharap kelompok tani dapat berkreasi dan mengembangkan lahan yang dikelola agar memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan anggotanya,” ucap Taufik.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh kelompok tani penerima bantuan.
(SiBolon)
Editor: red















