Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

Krisis Banjir dan Bau Busuk: Pemerintah Sumatera Barat Lambat Tangani Jebolnya Polongan di Ujung Gading

1120
×

Krisis Banjir dan Bau Busuk: Pemerintah Sumatera Barat Lambat Tangani Jebolnya Polongan di Ujung Gading

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat | Khabarterkini.co

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berjuang menghadapi konsekuensi serius akibat jebolnya polongan di depan Mesjid Raya Ujung Gading. Kejadian ini mengakibatkan tersumbatnya saluran air dan memicu banjir, serta menebar bau busuk di sekitar Jalan Famili Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat.

Tingginya debit air selama musim hujan tak mampu melewati pipa air yang terlalu kecil dan tertutup oleh tumpukan sampah. Situasi ini menyebabkan aroma tak sedap di sekitar area tersebut.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dalam konfirmasi dengan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Barat, diketahui bahwa perbaikan polongan tak dapat dilakukan pada tahun 2023 karena keterbatasan waktu dan proses pembuatan saluran baru dari beton yang membutuhkan waktu satu bulan.

Masyarakat berharap akan ada solusi cepat untuk permasalahan ini, terutama mengingat kemacetan yang akan terjadi menjelang masuknya tanggal 2 Januari 2024, ketika aktivitas sekolah kembali normal. Jika tidak segera diatasi, akses utama Jalan Ujung Gading – Air Bangis akan terganggu.

Abdul Rahman, tokoh dari Ujung Gading, mengkritik lambannya respons pemerintah dalam menangani situasi ini. Dia menyebutkan bahwa gangguan pada area Mesjid Raya Ujung Gading yang berbau busuk sangat meresahkan, terutama bagi para jamaah yang ingin beribadah di masjid yang megah namun terganggu oleh kondisi lingkungan yang tidak layak.

Penulis: Ahmad Rifa’i
Editor: red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *