Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Sumatera Barat

Diduga Dampak Tambang Emas Ilegal: Sungai Batahan Berubah dari Jernih ke Keruh Dimana APH Saat ini???…

324
×

Diduga Dampak Tambang Emas Ilegal: Sungai Batahan Berubah dari Jernih ke Keruh Dimana APH Saat ini???…

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Khabarterkini.co

Sungai Batahan, yang bermuara di daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara, mengalir melalui Kecamatan Ranah Batahan, Sumatera Barat, dan kembali bermuara ke Batahan, Sumatera Utara. 05/12/2023

Pengelolaan sungai ini berada di tangan Pemerintah Kabupaten Madina, meskipun banyak digunakan oleh warga Pasaman Barat.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Warga di sekitar sungai ini banyak yang memanfaatkannya sebagai tempat mencari ikan untuk keperluan sehari-hari. Malahan warga juga masih membutuhkannya untuk mandi sehari-harinya.

Dahulu, sungai ini sangatlah jernih, tetapi semenjak beroperasi tambang emas ilegal di daerah hulu, sungai ini tidak lagi layak untuk digunakan, untuk mandi terutama untuk mencari ikan. Sebut warga ke awak media ini

Ikan sudah jarang terlihat dan sulit untuk ditangkap. Menurut Regar, seorang warga yang sering mencari ikan di sungai ini, hal penyebabnya sangat sulit menemukan ikan saat ini diduga karena airnya yang tercemar.
Cetus Regar.

Sama halnya penyampaian Buyung, warga Silayang di hari yang sama di tempat yang berbeda kepada awak media ini. mengungkapkan kekhawatirannya akan kelanjutan penambangan emas ilegal ini yang dampaknya kepada aliran sungai dan habitat ikan yang akan punah.

Mereka juga sangat khawatir akan dampak yang paling serius iyalah akan mengakibatkan banjir serta kehilangan sumber ikan akibat dari tambang ilegal emas yang beroperasi di aliran sugai batahan yang kesannya APH tutup mata. Dan instansi terkait juga ada pembiaran.

Masyarakat sangat berharap agar pihak berwenang selalu mengawasi penambangan ilegal ini agar tidak beroperasi lagi, sehingga air sungai bisa kembali digunakan seperti semestinya. Harap warga dengan serius.

Penulis: Martunis Lubis.
Editor: Sal Hrp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *