Pasaman | Khabarterkini.co – Kebakaran hebat kembali melanda Kabupaten Pasaman. Si jago merah menghanguskan dua unit rumah warga di Kejorongan Setia, Kenagarian Simpang Tonang Selatan, Kecamatan Dua Koto, Sabtu 17/01/2026, sekitar pukul 10.30 WIB.
Peristiwa memilukan tersebut mengundang kepanikan warga setempat. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain lantaran lokasi kejadian cukup jauh dari pusat kota serta keterbatasan sarana pemadam kebakaran.
Tim media yang turun langsung ke lokasi kejadian (TKP) mendapati Camat Dua Koto, Naweri, S.Pd, berada di lokasi dan ikut membantu warga memadamkan api dengan peralatan seadanya.
“Kami membenarkan telah terjadi kebakaran di Kecamatan Dua Koto sekitar pukul 10.30 WIB. Kami sudah menghubungi pihak pemadam kebakaran, namun hingga api berhasil dipadamkan, armada Damkar belum juga tiba. Alhamdulillah, berkat gotong royong masyarakat, api akhirnya dapat dikendalikan,” ujar Naweri kepada wartawan.
Akibat kebakaran tersebut, dua rumah warga dilaporkan hangus terbakar. Korban terdampak adalah:
Yusraini (63) – petani
Misdawati (40) – petani
Camat Dua Koto turut menyampaikan rasa empati dan berharap para korban diberi ketabahan. “Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan kekuatan kepada warga yang tertimpa musibah ini,” tuturnya.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga setempat, api pertama kali terlihat sekitar pukul 10.30 WIB. Karena keterbatasan akses dan jauhnya lokasi dari pusat kota, api dengan cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan secara swadaya oleh warga.
Kendala Penanganan
Warga mengaku cemas karena hingga proses pemadaman berlangsung, tidak satu pun unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran dan total kerugian material belum dapat dipastikan. Pihak terkait masih terus diupayakan untuk dimintai keterangan, khususnya terkait keterlambatan penanganan kebakaran di wilayah Kecamatan Dua Koto.
Sorotan Publik
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya ketersediaan unit pemadam kebakaran di tingkat kecamatan. Warga berharap pemerintah daerah dapat menempatkan armada Damkar lebih dekat ke wilayah rawan kebakaran agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.
Jika tidak ada langkah serius, dikhawatirkan setiap kejadian kebakaran hanya akan menyisakan puing-puing bangunan yang hangus sebelum bantuan tiba.
Penulis: Tanjung
Editor: (Rul*)















