Pekalongan | khabarterkini.co – Slogan Pemerintah Kabupaten Pekalongan “Dalane Alus Rejekine Mulus” kini menuai sorotan. Pasalnya, sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang kian memprihatinkan. Banyak ruas jalan penghubung antarkecamatan mengalami kerusakan parah dan penuh lubang, terutama di wilayah Kecamatan Paninggaran menuju Kecamatan Kandangserang.
Pada musim penghujan, kondisi ini semakin membahayakan pengguna jalan. Beberapa warga melaporkan anak-anak sekolah kerap terjatuh saat melintas di jalan tersebut akibat jalan licin dan berlubang.
Rasa jenuh masyarakat atas lambatnya penanganan kerusakan jalan oleh pihak terkait, khususnya dinas pekerjaan umum (PU), membuat warga akhirnya bergerak sendiri. Mereka secara swadaya mengumpulkan donatur hingga mengerahkan tenaga sukarela untuk memperbaiki beberapa titik jalan yang rusak.
Meski perbaikan darurat telah dilakukan warga, mereka tetap berharap pemerintah daerah lebih serius melakukan perbaikan secara menyeluruh.
“Kami mohon jalan penghubung antarkecamatan benar-benar diperhatikan. Harapannya bisa kembali bagus seperti selogan pemerintah: jalannya mulus rejekinya alus,” ujar salah satu warga.
Namun kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik.
“Boro-boro rejekine alus, dalane yo podo berlubang,” keluh seorang warga yang enggan disebutkan namanya, menggambarkan kekecewaan masyarakat yang merasa kondisi jalan tak kunjung diperbaiki.
( RIF AN )
Editor: red















