Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Riau

Banjir Lagi di Pangkalan Kerinci, Warga Mengeluh Infrastruktur Tak Berfungsi Maksimal

186
×

Banjir Lagi di Pangkalan Kerinci, Warga Mengeluh Infrastruktur Tak Berfungsi Maksimal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pelalawan | Khabarterkini.co

Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, kembali dilanda banjir setelah diguyur hujan lebat semalam suntuk, tepatnya pada Senin, 24 Februari 2025. Hujan deras yang dimulai pukul 12 dini hari itu menyebabkan air meluap dan memasuki pemukiman warga, terutama di kawasan Jalan Sukadamai, Gang Naga Tiga, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Banjir ini bukan pertama kalinya terjadi di wilayah tersebut. Sekitar lima hari lalu, tepatnya pada 19 Februari 2025, Gang Naga Tiga juga mengalami kejadian serupa.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Banjir yang melanda sejak dini hari ini membuat banyak rumah terendam air hingga mencapai ketinggian setinggi mata kaki di dalam rumah dan sekitar 50-60 cm di halaman depan rumah warga.

Salah satu ibu rumah tangga, Lenny Marlina Caniago, mengungkapkan kekesalannya kepada media. Ia mengatakan bahwa banjir sudah menjadi permasalahan rutin yang belum ada solusi efektif.

“Kami sudah sering mengalami banjir meskipun drainase yang baru saja diperbaiki. Namun, tidak ada manfaatnya karena drainase yang dibangun justru lebih tinggi dari jalan. Air hujan tidak mengalir dengan lancar dan malah meluap ke pemukiman warga,” ujarnya dengan nada kecewa.

Lenny juga menambahkan bahwa meskipun perbaikan drainase menelan biaya yang sangat besar, warga merasa tidak ada perubahan signifikan dalam mengatasi masalah banjir. “Kami sangat berharap pemerintah segera mencari solusi yang tepat agar kami tidak terus-menerus mengalami hal ini. Setiap kali hujan, kami selalu waspada dan bahkan tidak bisa tidur karena khawatir banjir akan datang,” keluh Lenny.

Banjir yang sering terjadi di Pangkalan Kerinci ini menambah keresahan warga. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mencegah banjir yang terus menerus mengancam kehidupan mereka.

(tim/*/**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *