Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Riau

Wartawan Dikeroyok Saat Meliput Dugaan Penimbunan BBM, Polres Kuantan Singingi Terima Laporan

151
×

Wartawan Dikeroyok Saat Meliput Dugaan Penimbunan BBM, Polres Kuantan Singingi Terima Laporan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KUANTAN SINGINGI | Khabarterkini.co

Kepolisian Resor Kuantan Singingi telah menerima laporan mengenai dugaan penganiayaan terhadap OF (33), seorang wartawan dari mediareskrim.com. Laporan resmi diterima pada Minggu, 22 September 2024, sekitar pukul 18.25 WIB di kantor polisi setempat.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) nomor STPL/101/IX/2024/SPKT/Polres Kuantan Singingi, kejadian penganiayaan ini berlangsung pada hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB di wilayah Sako, Pangean. OF, bersama rekannya DY, AS, BM, dan RG, dalam perjalanan dari Pelalawan ke Kuantan Singingi, melihat dua orang mencurigakan yang diduga terlibat dalam pengangkutan BBM bersubsidi jenis solar.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Mereka menghampiri dan menanyakan tentang jeriken-jeriken BBM yang ditutupi terpal di atas mobil. Ketika OF dan rekannya mencoba menggali informasi lebih lanjut, situasi berubah menjadi tegang.

Beberapa orang dari kelompok yang terlibat dalam dugaan penimbunan tersebut mulai melakukan tindakan kekerasan. AS, salah satu rekan OF, mengalami dorongan fisik dan hampir dipukul dengan balok besi.

Ketika OF mencoba merekam dokumentasi, ia dikelilingi dan dipaksa untuk menghapus data di ponselnya. Dalam proses tersebut, OF mengalami pemukulan yang mengakibatkan luka pada pipinya.

Setelah insiden tersebut, OF bersama rekannya segera melaporkan kejadian itu ke Polres Kuantan Singingi dan berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini.

OF meminta Kapolres Kuantan Singingi untuk menindak tegas para pelaku dan mengamankan BBM bersubsidi yang ditemukan.

Saat ini, kasus ini tengah diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian, dan OF serta rekannya berharap keadilan akan ditegakkan untuk para wartawan yang dikeroyok saat menjalankan tugas jurnalistik mereka.

(tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *