PEKALONGAN | Khabarterkini.co
Kabar menghebohkan datang dari Desa Winduaji, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Dana desa yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan fisik telah cair kurang lebih sejak sebulan, namun hingga saat ini tidak ada satupun kegiatan fisik yang terlihat dilakukan.
Tim media yang melakukan penelusuran di lapangan menemukan fakta yang mengkhawatirkan. Meskipun dana desa telah terserap, pelaksanaan proyek fisik ternyata nihil. Konfirmasi langsung dari Kepala Desa Winduaji, Mu Amal, tidak membuahkan hasil memuaskan. Tim media kemudian diarahkan untuk bertemu dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Wakil ketua BPD, Efanto, memberikan pengakuan mengejutkan bahwa mereka tidak pernah dilibatkan dalam Musyawarah Desa (Musdes) terkait proyek fisik tersebut. Efanto menanyakan kepada tim media apakah sudah mengkonfirmasi langsung dengan Mu Amal, jawap tim media malahan kami diarahkan menemui salah satu BPD
Melalui wakil BPD Efanto, jawaban kepala desa tahap dua untuk pembangunan fisik sudah tidak ada dan pembagunan fisik sudah di gabungkan bersama tahap satu. Jelasnya
Dari hasil penelusuran di lapangan, tim media Khabarterkini menyimpulkan bahwa kegiatan fisik tahap dua ini tidak pernah dilaksanakan, sementara kepala desa terus mengelak ketika dimintai keterangan terkait temuan mereka.
Sumber yang memberikan informasi ini berharap pemerintah terkait segera melakukan audit untuk memastikan apakah kegiatan yang telah dilaporkan sesuai dengan realitas lapangan. Mereka menuntut agar tindakan tegas diambil jika terbukti adanya penyalahgunaan dana desa untuk kegiatan yang fiktif.
Berita ini masih terus dikembangkan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Penulis: (tim).















