Pasaman Barat | Khabarterkini.co
Ribuan meteran berwarna biru yang dipasang di sekitar Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, diduga tidak berfungsi sejak pemasangannya sekitar tahun 2021. 29/11/2023.
Situasi ini sangat disayangkan oleh masyarakat setempat karena dana publik yang mencapai miliaran rupiah sepertinya tidak teralokasikan dengan benar.
Tim investigasi media ini menemukan meteran-meteran tersebut tidak terawat, beberapa bahkan rusak atau hilang karena pencurian.
Pihak berwenang, termasuk Ibu Indriani selaku PJ Wali Nagari Brastagi, mengaku belum mengetahui masalah tersebut namun berjanji untuk menyelidiki dan mengatasi kendala ini agar masyarakat bisa menikmati manfaatnya. Jelasnya
Masih Indriani; terkait terbengkalainya proyek air bersih ini, yang memakai Uang Negara Miliaran Rupiah Tidak tersalurkan dengan Tepat. Jujur saya pribadi selaku PJ Wali Nagari Brastagi sangat menyayangkannya. Ujarnya
Demikian juga pernyataan warga yang diwawancarai menyatakan kekecewaan dan keheranan karena air bersih yang diharapkan belum mengalir juga sampai hari ini. Apakah harus kiamat dulu dunia ini baru terealisasikan oleh dinas yang membidangi. Cetusnya dengan nada agak kesal
Mereka merasa hanya mendapatkan janji-janji palsu terus yang diberikan. Sejauh ini pihak PDAM Pasaman Barat juga belum memberikan tanggapan meskipun telah dihubungi oleh tem media ini.
Dan warga sangat berharap agar Bapak Bupati Pasaman Barat, H. Hamsuardi, S.Ag, dan pihak terkait segera menyelesaikan masalah ini.
Karena Air bersih adalah kewajiban pemerintah untuk menyediakannya bagi rakyat, karena air bersih adalah modal dasar untuk kehidupan yang sehat.
Dengan tayangnya pemberitaan di halaman media online khabarterkini.co pihak yang membidangi belum ada memberikan penjelasan terkait Meteran PDAM Berwarna Biru di Ujung Gading Pasbar Terbengkalai.
Penulis: Zawil
Editor: Salbiah Hrp















