Kajen | Khabarterkini.co
Sarasehan Seni Budaya dalam rangka Ruwat Bumi Desa Sawangan Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan yang diisi dengan pementasan wayang Golek pada Rabu malam, 07 Juni 2023 yang dilaksanakan di Dukuh tembelang wetan rt03/rw03
Pagelaran wayang Golek dengan dalang Matori dari Batang
nampak menyemarakan acara sedekah bumi sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Rogoselo kepada Allah SWT atas nikmat dan karunianya sehingga hasil tanah Desa Rogoselo melimpah ruah.
Tentunya pemetasan Wayang Golek ini sebagai bentuk wujud nguri – nguri budaya jawa sekaligus untuk mengenalkan masyarakat akan pentingnya mempertahankan dan melestarikan budaya leluhur.
Nampak antusian masyarkat dari semua usia terlihat memenuhi Depan panggung Wayang Golek yang ditempatkan di dukuh tembelang wetan desa Rogoselo warga Rogoselo Solidaritas sosial ini harus betul betul di perekat dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, salah satunya pementasan wayang Golek selain sebagai hiburan juga sebagai media perekat sosial,
sehingga masyarakat akan makin guyub dan rukun.
Sebelum pementasan wayang Kulit dimulai Kepala Desa Rogoselo Saronto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Wabub kabupaten Pekalongan Camat doro dan Bapak Kapolsek, Juga Bapak Danramil, serta ulama dan tokoh masyarakat yang telah turut hadir dan menyukseskan pegelaran Wayang Kulit dengan dalang Matori dari Batang dengan dalam rangka ruwat bumi /sedekah bumi,”ucapnya.
“hal ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur Pemerintah Desa dan masyarakat Rogoselo atas segala limpahan nikmat dan karunia Allah SWT sehingga tanah bumi Desa Rogoselo hasil panennya makin melimpah ruah, masyarakatnya sehat, jauh dari musibah menuju desa Rogoselo “Toto Tentrem Kerto Raharjo, Gemah Ripah Loh Jinawi, Murah Sandang Lan Pangan,”harapnya.
Wabub kabupaten Pekalongan H Riswadi SH menyampekan dalam Sambutanya,Sangat berterimakasih kepada masyarakat rogoselo bisa guyup rukun gotong royong bisa mengadakan acara sedekah bumi,dan hal terpenting Wabub menyampaikan mendekati tahun politik semua lapisan masyarakat bisa menjaga keamanan wilayah masing-masing
Dalam keterangannya warga Rogoselo menyampaikan sangat terhibur dengan adanya pagelaran wayang kulit ini, ia menjelaskan sebagai generasi muda tetap mencintai keberadaan budaya jawa,”ucapnya.
“mbah Yanto (43) tahun Warga rogoselo juga menyampaikan, bahwa adanya pementasan Wayang Golek Sangat positif untuk mengedukasi bagi masyarakat rogoselo khususnya anak – anak muda yang mana pementasan wayang Kulit ini menjadi identitas kita sebagai orang jawa wajib menjaga warisan leluhur, sehingga tidak punah atau hilang karena perkembangan jaman,”tuturnya.(Susilo)
Editor : arhp.















