Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Jawa Tengah

Respon Cepat Polisi Tanggapi Laporan Masyarakat, Kumpulan Pemuda yang Nongkrong dan Mabuk-Mabukan Berhamburan Melarikan Diri

399
×

Respon Cepat Polisi Tanggapi Laporan Masyarakat, Kumpulan Pemuda yang Nongkrong dan Mabuk-Mabukan Berhamburan Melarikan Diri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Polres Pekalongan | Khabarterkini.co

Polda Jateng Respon cepat ditunjukkan Polsek Wiradesa yang mendapat laporan dari warga masyarakat. Dalam laporan via telepon tersebut mengungkapkan adanya kumpulan pemuda yang nongkrong dan mabuk-mabukan di depan sebuah SD di wilayah Gumawang Kec. Wiradesa.

Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Wiradesa AKP Aris Suharsono, S.H saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Benar, Kamis (18/05) sekitar pukul 23.15 wib, kami menerima laporan dari warga melalui telepon terkait adanya sekumpulan pemuda yang mabuk-mabukan,” ujarnya.

Menanggapi laporan tersebut, pihaknya bergerak cepat mendatangi lokasi.

Benar juga, ketika petugas akan sampai di lokasi dengan menggunakan KBM dinas serta rotator biru yang menyala membuat para pemuda kocar-kacir berhamburan melarikan diri.

“Saat kami akan tiba di lokasi, mereka mungkin melihat kedatangan kami hingga membuat mereka kocar-kacir melarikan diri,” jelas AKP Aris.

Di lokasi, petugas mendapati 6 unit SPM berbagai merk, botol besar berbau alkohol, botol kecil alkohol 70% dan 2 buah bendera dayax 1981 (gank dari salah satu STM di Wiradesa).

Terkait dengan kejadian tersebut, Kapolsek imbau warga untuk segera melaporkan kepada Polisi apabila menjumpai hal-hal yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Mari kita bersinergi bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kab. Pekalongan dan khususnya di Kec. Wiradesa,” pungkasnya. (Susilo)

Editor : arhp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *