Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Jawa Timur

Ruang Kelas Retak,SDN Kalisangka 2 Terkesan Ada Pembiaran

194
×

Ruang Kelas Retak,SDN Kalisangka 2 Terkesan Ada Pembiaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sumenep | Khabarterkini.co

30/9/2022.Gedung Sekolah adalah merupakan tempat mendidik generasi muda penerus bangsa, untuk itu setiap bagian dari sebuah fisik dan fasilitas gedung sekolah haruslah tetap terawat dan terjaga walau dalam keadaan kondisi apapun agar tetap tercipta suasana yang nyaman buat para murid yang sedang belajar.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Lain halnya dengan bangunan di SDN Kalisangka 2 , yang terletak di dusun mamburit desa Kalisangka, kecamatan Arjasa, Sumenep. di ketahui ada beberapa dari Fisik dan tata ruang bangunan ini terkesan tiada perhatian dari pihak pengelola sekolah, yaitu adanya beberapa ruang kelas yang mengalami keretakan dan ruang kelas lainya yang juga terdapat kesan lobang yang tentu tidak enak dipandang mata.

Hal ini mungkin adanya imbas dari pengerjaan sebuah renovasi bangunan dan ruang yang terletak di area yang sama.

Di ketahui pengerjaan renovasi bangunan tersebut di laksanakan oleh CV Buana Ema Raya. Yaitu sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan. Perusahaan tersebut sedang melakukan kerja atas renovasi Ruang toilet, ruang Perpustakaan dan ruang laboratorium di area sekolah tersebut dan pengerjaannya di laksanakan sejak, Juli 2022

Entah di sengaja atau tidak, tiada langkah tegas yang di lakukan oleh pihak pengelola sekolah (KEPSEK) selaku pihak yang punya otoritas. dan memberikan sebarang teguran atau langkah langkah keamanan (safety step) buat perusahaan tersebut, agar ketika sedang melakukan kerja renovasi di area bangunan sekolah itu lebih memperhatikan keamanan dan kenyamanan para murid yang sedang ada kegiatan proses belajar di laksanakan.

Hal ini terbukti apabila tiada pagar pembatas atau papan warning yang menghalangi antara pusat kegiatan belajar dengan pengerjaan renovasi bangunan yang terletak di satu area. Dan tidak menutup kemungkinan akan mudah terjadi kecelakaan pada murid yang sedang melintas di halaman perkarangan sekolah.

Timbul adanya keluhan dari beberpa pihak, salah satunya adalah dari anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang juga ikut memantau dan mengikuti perkembangan pengerjaan renovasi bangunan tersebut ,

Salah satu anggota LSM tersebut yaitu, bapak Muhtar rafik (Itang), ia menyatakan bahwa pengerjaan renovasi bangunan ruang tersebut tidak mengikuti spesifikasi yang telah di tetapkan oleh Dinas pekerjaan umum (PU) yaitu adanya kejanggalan terhadap pembikinan bangunan tersebut dan terkesan ada pembiaran oleh pihak sekolah sebagai lembaga yang mempunyai otoritas terhadap pengerjaan renovasi bangunan itu.

Beberapa waktu lalu ketika Tim media telah melakukan pemantauan terhadap pengerjaan renovasi bangunan itu, di temukan adanya beberapa kejanggalan, yaitu adanya beberapa keretakan pada atap syiling di bagian ruang kelas tempat proses belajar.

Dalam pengerjaannya, renovasi ruang tersebut di duga di perbuat dari bahan baku lokal seperti pasir dan semen yang tidak berkualitas sehingga kekuatan bahan bangunan itu di prediksi tidak akan tahan lama.

Selanjutnya tim media mencoba ingin menemui Tim pengawas kerja dari CV Buana Ema Raya untuk meminta sedikit klarifikasi terkait pembikinan renovasi bangunan ruang kelas tersebut, namun gagal karena tidak menemukan tim pengawas kerja di lapangan.
(Tim/Jo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *