Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
NTT

Agus Benu Angkat Bicara Terkait Tudingan Sepihak Atas Lembaga PAUD Nunoni

145
×

Agus Benu Angkat Bicara Terkait Tudingan Sepihak Atas Lembaga PAUD Nunoni

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Boking, TTS | Khabarterkini.id

Pengelola Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nunoni, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Agustinus Benu, akhirnya angkat bicara terkait tudingan sepihak terhadap Lembaga PAUD Usnoni, sebagaimana dilansir media lokal Berita Cendana dan Halaman8.com, (19/5/2023)

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Agus secara tegas menilai, pernyataan Tokoh Pemuda Desa Meusin, Yunus Benu, yang menyatakan PAUD Nunoni Mubasir dan terindikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), adalah pernyataan sesat, sepihak dan tidak sesuai fakta sebenarnya.

Penegasan ini dilontarkan Agus Benu kepada tim media ini via ponsel, Jumad (20/5/2022), sekaligus meluruskan pemberitaan sepihak dan terkesan memvonis dirinya selaku pengelola PAUD Nunoni.

“Saya menilai pernyataan Yunus Benu, adalah pernyataan sepihak, dan tidak sesuai fakta. Apalagi yang bersangkutan selama ini ada di Jakarta dan baru 2 (dua) minggu datang di kampung. Jadi saya anggap itu pernyataan sesat”.tegas Benu

Menurutnya, informasi yang disajikan media, melalui pernyataan pihak – pihak yang turut berkomentar, ternyata berbeda sesuai fakta sebenarnya dan sangat merugikan pihaknya selaku pengelola PAUD Nunoni.

Dirinya menjelaskan, selama mencuatnya covid 19, kegiatan belajar untuk PAUD, dilakukan dirumah dan dikunjungi guru PAUD.

Sedangkan terkait gaji honor PAUD, sebagaimana disampaikan Sesti Benu dalam pemberitaan, menurut Agus tidak benar dan telah diklarifikasi oleh yang bersangkutan.

Begitupun pernyataan Henderina Sae di pemberitaan juga telah dibantah dan diklarifikasi, termasuk Fince Sila terkait uang 30 ribu itu, juga telah diklarifikasi karena tidak sesuai seperti yang disampaikan.

“Mereka semua sudah menemui saya dan memberikan klarifikasi atas pemberitaan, bahwa apa yang ditulis wartawan tidak sesuai dengan apa yang mereka sampaikan”.beber Agus. (RA-DA/Tim)

Editor:arhp.