Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Riau

Perjalanan Inspiratif Wahyu Trinanda Puteri, dari Desa Batu Bersurat ke Panggung Grand Final Duta Pariwisata Riau 2026

79
×

Perjalanan Inspiratif Wahyu Trinanda Puteri, dari Desa Batu Bersurat ke Panggung Grand Final Duta Pariwisata Riau 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pekanbaru | Khabarterkini.co – Kisah inspiratif datang dari seorang putri daerah yang berhasil menembus panggung prestisius tingkat provinsi. Wahyu Trinanda Puteri, mahasiswi Universitas Islam Riau, kini resmi melangkah ke Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Riau 2026, mewakili Kabupaten Pelalawan.

Lahir di Batu Bersurat, Kabupaten Kampar, pada 1 Januari 2004, Wahyu tumbuh dalam lingkungan budaya Melayu yang kental. Perjalanannya tidak selalu mudah. Ia dibesarkan oleh sang ayah setelah kepergian ibunda tercinta. Namun, kondisi tersebut justru menjadi sumber kekuatan yang membentuk keteguhan dan semangatnya.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Saya percaya doa ibu di langit selalu menyertai langkah saya,” ungkap Wahyu penuh haru.

Perjalanan Wahyu di dunia pageant dimulai pada tahun 2022 saat mengikuti ajang Z Face Zetizen Riau dan berhasil masuk TOP 50. Tak berhenti di situ, pada tahun 2023 ia kembali mencoba peruntungan dalam Pemilihan Bujang Dara Pelalawan dan sukses meraih posisi 5th Place Dara Pelalawan 2023 sekaligus masuk TOP 5.

Tahun 2026 menjadi titik penting dalam perjalanan kariernya. Melalui jalur umum, Wahyu berhasil lolos seleksi wawancara dan resmi menjadi finalis Duta Pariwisata Riau. Penampilannya semakin mencuri perhatian saat acara Launching dan Minat Bakat, di mana ia membawakan kombinasi syair, lagu Melayu, dan tarian tradisional hingga berhasil masuk TOP 3 Penampilan Minat Bakat Terbaik.

“Ini adalah amanah besar. Saya ingin Riau dikenal bukan hanya dari destinasi wisata, tetapi juga dari kekayaan seni dan budaya yang dihidupkan generasi mudanya,” ujarnya.

Grand Final Duta Pariwisata Riau 2026 dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei mendatang. Wahyu berharap dapat memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Pelalawan. Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan serta Dinas Pariwisata setempat.

Bagi Wahyu, ajang ini bukan sekadar kompetisi. “Menjadi Duta Pariwisata bukan hanya tentang mahkota, tetapi menjadi representasi hidup dari daerah yang membesarkan kita,” tutupnya.

Perjalanan Wahyu Trinanda Puteri menjadi bukti bahwa tekad, kerja keras, dan kecintaan terhadap budaya mampu membawa seseorang dari panggung kecil menuju panggung besar. Sebuah kisah yang kini menjadi sorotan dan inspirasi bagi generasi muda di Riau.

(red).
Editor: Rup Hrp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *