Labuhanbatu | Khabarterkini.co
Kontroversi terkait Uang transport bimbingan teknis (bimtek) dan pelantikan bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Labuhanbatu belum cair. Hal ini menjadi bahan pembicaraan banyak masyarakat.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu, Zafar Siddik SH mengatakan permasalahan ini akan kami selesaikan secepatnya, hal ini terjadi karena dana dari pusat belum sampai kepada kami. Lambatnya proses administrasi ini karena banyak melibatkan banyak pihak dan harus melalui tahapan sehingga kami harus menunggu.
Anggota KPPS sangat banyak, tentu dananya lumayan besar dan untuk uang transportasi akan kami berikan kepada anggota. Hal ini sudah ketentuan dari pusat dan pasti kita tidak berani mengutak-atiknya” ucap Ketua KPU Labuhanbatu diruang kerjanya kepada awak media, Rabu (31/1/2024)
Sebelumnya sudah kita sampaikan kepada Ketua KPPS untuk menginformasikan kepada anggotanya mengenai uang transportasi ini.
Informasi ini sebagian anggota tidak tersampaikan sehingga sampai hal seperti ini terjadi.
Kita sebagai komisioner pasti akan membayar dana transfortasi kepada anggota kita” tambahnya Said Daulay, SP sebagai Devisi Perencanaan, Data dan Informasi.
(Rnl)
Editor: red.















