Pasaman Barat | Khabarterkini.co
Pada tanggal 10 Desember 2023, di SD Negeri 17 Koto Balingka, Provinsi Sumatera Barat, sebuah pemandangan memprihatinkan terkuak.
Tim investigasi media ini secara langsung menyaksikan betapa kondisi plafon bangunan yang tidak layak lagi, ruang kelas yang bocor dan tergenang kotoran hewan, serta kekurangan fasilitas belajar yang mendasar seperti papan tulis yang sudah tak bisa dipakai.
Saat tim media mencari Kepala Sekolah Asmuni untuk menjelaskan kondisi ini, kepala sekolah tersebut tak dapat ditemui. Lantas seorang guru menyampaikan, “Kondisi sekolah kami seperti ini, pak.”
Dengan keadaan yang mengecewakan itu, warga setempat menuturkan ketidak pedulian pihak dinas pendidikan dan pemerintah terhadap SDN 17 Koto Balingka, yang menyulut ketidak nyamanan bagi peserta didik.
Lebih lanjut, salah satu tokoh masyarakat menyoroti pelanggaran terhadap prinsip dasar negara, khususnya terkait kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Masyarakat Rura Patontang memohon perhatian khusus dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Bapak Nadiem Anwar Makarim, untuk menjamin hak dasar pendidikan mereka.
“Dari daerah terpencil ini, apakah anak-anak kami tak berhak pada perhatian pemerintah terkait peningkatan mutu pendidikan? Sampai kapan SDN 17 Koto Balingka akan dibiarkan dalam keadaan ini?” tanya salah satu warga.
Bersambung…
Penulis: Ahmad Rifai
Editor: red.















