Padang | Khabarterkini.co
Menjelang liburan semester satu, Panti Asuhan ‘Aisyiyah Sei Jernih Talu di Kabupaten Pasaman Barat mengunjungi Panti Asuhan ‘Aisyiyah Cabang Koto Tangah di Kota Padang pada hari Ahad, 10 Desember 2023.
Dalam perjalanan menuju Kota Padang menggunakan dua unit Bis Pariwisata, pengurus panti asuhan membawa rombongan dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sei Jernih Talu, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sei Jernih Talu, pengasuh, dan Anak Asuh Panti Asuhan ‘Aisyiyah Sei Jernih Talu.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi dengan Panti Asuhan ‘Aisyiyah Cabang Koto Tangah Padang, yang sebelumnya telah mendapat Akreditasi A. Selain itu, mereka juga ingin belajar karena keduanya merupakan bagian dari usaha persyarikatan Muhammadiyah dalam mengelola panti asuhan.
Selain bersilaturahmi, Panti Asuhan ‘Aisyiyah dari Nagari Talu juga melakukan studi banding untuk saling bertukar informasi mengenai kelebihan dan kekurangan dalam pengelolaan panti asuhan masing-masing.
Ketua Panti Asuhan ‘Aisyiyah Sei Jernih, M.Naim, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan baik yang diberikan oleh Pengurus Panti Asuhan Cabang Koto Tangah. Dia juga memperkenalkan sejarah berdirinya Panti Asuhan Aisyiyah Sei Jernih Talu pada tahun 1969 dan jumlah anak asuhnya yang kini berjumlah 44 orang (13 Putra dan 31 Putri).
Hj. Rafidah Yuda, Ketua Panti Asuhan ‘Aisyiyah Cabang Koto Tangah Kota Padang, beserta Sekretaris Zulmi Hamidah, menjelaskan bahwa Panti Asuhan Putri ini telah berdiri sejak tahun 1945 dan saat ini merawat 40 anak asuh dari berbagai daerah, termasuk beberapa dari Malampah (Pasaman).
Mereka juga membahas mengenai keuangan panti, yang berasal dari donatur tetap, donatur tidak tetap, dana dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial Provinsi dan Dinas Sosial Kota Padang, serta sumbangan lainnya berupa uang dan barang. Pengeluaran bulanan panti mencapai sekitar 40 juta untuk memenuhi kebutuhan.
Dalam pengelolaan keuangan anak asuh, setiap anak memiliki rekening bank sendiri-sendiri yang dikontrol oleh pengasuh. Buku tabungan anak dipegang oleh pengasuh untuk mempermudah dalam memberikan nomor rekening kepada donatur yang meminta.
Penulis: Rifky
Editor: red















