Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 300x600
Sumatera Barat

Kelebihan Kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Talu Membutuhkan Bangunan Baru

199
×

Kelebihan Kapasitas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Talu Membutuhkan Bangunan Baru

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat | Khabarterkini.co

Tingginya jumlah kasus tindak pidana di Pasaman Barat mengakibatkan banyaknya warga binaan yang ditempatkan di Lapas Kelas III Talu. Namun, Lapas Kelas III Talu masih membutuhkan bangunan baru karena tempatnya tidak lagi mencukupi kapasitas.

Kunjungan silaturahmi media online dan LSM ke Lapas Kelas III Talu pada Rabu 01/11/2023, bertemu dengan Kepala Lapas yang baru, memberikan informasi mengenai kondisi bangunan lapas saat ini.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kapasitas ruangan tidak sesuai lagi dengan jumlah warga binaan yang sudah melebihi kapasitas. Menurut Supar, Kalapas kelas III yang baru saja dilantik, menyampaikan bahwa kondisi hunian warga binaan sudah penuh dan situasi ini sudah berlangsung lama.

“Saat ini warga binaan kita berjumlah 148 orang, sementara daya tampung lapas hanya untuk 45 orang. Oleh karena itu, kita membutuhkan tempat dan lahan baru yang lebih luas agar tidak melebihi kapasitas,” ujar Supar.

Di sisi lain, saat bertugas di lapas di Jawa Tengah, tempat tinggal para warga binaan tidak pernah melebihi kapasitas, sehingga terjadi situasi yang berbeda antara Lapas di Talu dengan Lapas di Jawa Tengah.

Kepala Lapas yang berasal dari Jawa Tengah ini juga meminta kepada media untuk membantu menyampaikan hal ini kepada pemerintah daerah terkait kebutuhan akan pembangunan tempat dan bangunan baru.

Tidak hanya masalah bangunan lapas, keluarga dari warga binaan yang berkunjung ke Lapas juga mengalami kesulitan ketika bertemu dengan narapidana, karena lokasinya sudah tidak memungkinkan karena terlalu sempit. Akibatnya, beberapa warga binaan harus dikirim ke Lapas Padang Tujuh untuk menjalani binaan karena Lapas Kelas III Talu sudah tidak mampu menampung.

Supar juga menyampaikan bahwa sebagian besar warga binaan adalah kasus Narkoba, dengan lebih dari 80 persen di antaranya sebagai pemakai dan pengedar barang terlarang ini.

Selain itu, Kepala Lapas juga mengajak media untuk berkolaborasi dan memberikan informasi terkait kegiatan yang dilakukan Lapas Kelas III Talu dalam memberikan pembinaan kepada warga binaannya.

Penulis : Rifki Y.P
Disunting Oleh : Salbiah Harahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *