Pasaman Barat | khabarterkini.co – Kabar mengecewakan datang dari dunia olahraga Kabupaten Pasaman Barat. Sebanyak enam orang atlet futsal yang seharusnya mewakili daerah ini di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat, akhirnya dipastikan gagal berangkat. Para atlet mengaku merasa kecewa berat atas ketidakberhasilan ini.
Berdasarkan keterangan yang diterima dari para atlet, masa pemusatan latihan atau TC ternyata hanya berlangsung sebanyak dua kali saja. Para atlet mengaku tidak ada biaya yang disiapkan untuk membayar jasa pelatih, sehingga proses persiapan menjadi tidak maksimal sama sekali.
Setelah dilakukan komunikasi via WA oleh Media Online Talamau, Sekretaris KONI Pasaman Barat, Iwan Suhandri, menjelaskan bahwa keberangkatan batal karena data tidak lengkap.
“Kita dari KONI butuh data data, pertama contohnya data Atlet, ukuran sepatu pakaian segala macam, banyaklah datanya, sementara kita dari KONI di tuntut data dari propinsi, akhirnya tidak jadi berangkat karena data tidak lengkap,” Ujarnya Sabtu (03/10).
Padahal, para atlet sudah mempersiapkan diri sejak beberapa minggu yang lalu dengan harapan dapat berjuang membawa nama daerah di ajang bergengsi tingkat provinsi. Namun harapan itu harus pupus hanya karena masalah administrasi yang seharusnya sederhana.
Fakta ini semakin mempertanyakan kinerja pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Pasaman Barat. Para atlet sudah berjuang, namun hal-hal dasar yang menjadi tanggung jawab pengurus justru tidak terselesaikan tepat waktu. Masyarakat berharap hal ini menjadi pelajaran berharga, agar ke depannya manajemen kepengurusan lebih disiplin dan memperhatikan kepentingan para atlet yang sudah berjuang keras.
(tim)















