KAMPAR – RIAU | Khabarterkini.id
Pemerintah Kabupaten Kampar Segel 4 perusahaan sawit di Kecamatan Tapung Hulu, Rabu (20-07-2022). Tindakan tegas ini dilakukan oleh pemerintah kabupaten yang sudah gerah dengan kegiatan perusahaan sawit yang telah merugikan negara umumnya dan Pemkab Kampar khususnya. 4 perusahaan tersebut tidak mengantongi surat izin usaha yang lengkap.
Pemerintah kabupaten Kampar melakukan tindakan tegas dan nyata terhadap perusahaan sawit yang tidak memiliki administrasi perusahaan tidak lengkap dengan melakukan penyegelan. Adapun 4 (empat) perusahaan tersebut adalah PT Mandau Alam.Sejahtera, PT Mandau Alam Lestari, PT Lindai Jaya Lestari, PT Kamparindo sejahtera. Selama ini perusahaan tersebut tidak ada kontribusi sama sekali untuk Pemerintahan Kabupaten Kampar.
Menurut kepala DPM-PTSP Kabupaten Kampar, Hambali, “kami akan tetap menyegel perusahaan yang tidak memiliki izin tidak lengkap, dan apabila tanda segel ini dirusak atau dibuka atau dihilangkan maka kami akan mengambil tindakan tegas” kata Hambali
“Kami dari Pemkab Kampar mengimbau kepada perusahan yang kami segel agar segera mengurus surat izin usaha dan melengkapi surat-surat yang lainnya” kata Hambali tegas
“Alhamdulillah pak kehadiran Pemkab Kampar datang tepat waktunya, pesan saya jangan dikasih kendor, jika perlu tutup saja perusahaannya pak, karena tidak mengikuti peraturan undang-undang tenaga kerja” ujar salah seorang warga Desa Danau Lancang.
Tim penyegelan dari Pemerintah Kabupaten Kampar terdiri dari Kepala DPM-PTSP Hambali, Kepala Dinas Perkebunan Ir Syahrizal, kepala dinas komimfo Yuricho Efril, camat Tapung Hulu Wira Sastra, Kabid pengaduan kebijakan layanan DPM-PTSP El Fauzan, PPN DPM-PTSP Muhammad Ridwan, kepala Desa Danau Lancang Azirman beserta staf BPN Kabupaten Kampar.
Tim Pemkab Kampar juga menemukan kejanggalan dibeberapa perusahaan selain tidak melengkapi surat izin usaha karyawannya ada yang tidak mendapatkan pelayanan BPJS, “ini tidak bisa kita biarkan lagi, karena juga menyangkut hajat hidup manusia, kesehatan karyawan juga diutamakan karena tanpa mereka perusahaan tak akan berjalan dengan baik” tegas Hambali. (Y/K)
Editor : arhp.















