Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 300x600
NTT

Dugaan Penipuan Instalasi Pemasangan Jaringan Listrik Oleh Oknum Ketua PAC Pospera di Desa Oekiu Masih Berlanjut.

120
×

Dugaan Penipuan Instalasi Pemasangan Jaringan Listrik Oleh Oknum Ketua PAC Pospera di Desa Oekiu Masih Berlanjut.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Soe Nusa Tenggara timur | Khabarterkini.id. Minggu 12/6/22 korban dugaan Penipuan jaringan listrik masih berlanjut hingga kini di desa oekiu Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Modus penipuan oknum ketua PAC Pospera Amanuban Selatan Marthen Tanono dan anak buahnya masih berlanjut hingga kini.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Aksi dugaan Penipuan Yang melibatkan ketua PAC Pospera Kecamatan Amanuban Selatan Marten Tanono dan anggotanya YN, HT terjadi sejak tanggal 28/09/2020 yang mana korban diberi iming iming bahwa Pospera bisah bantu dan akan memberikan bantuan kepada masyarakat berupa pemasangan instalasi jaringan listrik
degan jangka waktu cepat tiga hari saja akan terpasang dan juga masyarakat akan dapat merasakan terang nya cahaya listrik.

Atas iming iming ini korban Oktovianus Tenistua yang beralamat di Desa Oekiu RT13 RW07 Dusun dua, menyerahkan uang senilai Rp 500 000 kepada oknum Marthen Tanono dan anggotanya.

Dalam pantauan awak media ini Oktovianus menegaskan bahwa saya telah menyerahkan uang senilai RP 500 000 kepada ketua PAC Pospera Marthen Tanono dan anggotanya yang telah berjanji untuk pemasangan jaringan listrik di rumah saya namun hingga saat ini meteran listrik tidak terpasang ujar Okto.

Lanjutnya bukti kwitansi pembayaran uang dari saya ke ketua PAC Pospera Amanuban Selatan saat ini saya pegang mereka juga datang dan sampaikan bahwa kalau Pospera mau bantu pasang meteran 450 KWK dengan harga Rp 1.750.000 dan waktu itu mereka lansung Instalasi di rumah saya dan saya menyerahkan uang muka Rp 500.000.janjinya setelah menerima uang bahwa tiga hari lagi mereka akan gantung meteran di rumah saya.tetapi sampai dengan hari ini oknum MT, YN, HT tidak menetapi janji mereka.

Korban juga menerangkan bahwa bukan dirinya saja yang menjadi korban tetapi juga ada beberapa kepala keluarga yang menjadi korban salah’satunya ibu Erni Lenama jelas Okto.

Dalam pantauan awak media Khabarterkini.id, juga menemui korban bernama Erni Lenama yang memegang bukti kwitansi yang di tandatangani oleh ketua PAC Pospera Amanuban Selatan Marten Tanono saat itu juga. Marthen meyakinkan saya bahwa Pospera bisa membantu saya untuk pemasangan Instalasi listrik di rumah saya sehingga saya menyerahkan uang senilai Rp 500.000.

Lanjut Erni, saya menemui ketua PAC Pospera Marthen Tanono di rumahnya untuk menanyakan kapan pemasangan jaringan listrik ini di rumah saya karna sudah lama sekali tetapi pak Marthen memberikan SLO kepada saya sedangkan meteran sampai hari ini tidak terpasang, saya dan korban lainya sangat kecewa dengan perbuatannya ketua PAC Pospera ini ujar Erni.

Ketika di hubungi lewat telepon,mantan Kades Oekiu membenarkan bahwa ada program pemasangan jaringan listrik oleh Pospera Di wilayahnya,dan beliau juga meyebutkan nama nama korban yang ada di Desanya,yang juga memegang bukti kwitansi yang di tandatangani oleh ketua PAC Pospera.

Saat dimintai keterangannya ketua umum Pospera wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, menyatakan bahwa kami Pospera tidak pernah melakukan pungutan uang atas nama organisasi,dan jika ada yang melakukan pungutan uang kepada rakyat, itu berarti perbuatan oknum bukan perintah organisasi.silahkan konfirmasi kepada yang bersangkutan untuk memintai pertanggung jawabannya, jelas ketua umum Pospera Kabupaten Timor Tengah Selatan Yerim Fallo lewat via WA.

Ketika awak media ini menghubungi Oknum Ketua PAC Pospera Kecamatan Amanuban Selatan, Marthen Tanono lewat via telpon ia dengan sengaja mematikan telpon,sehingga tidak memberikan tangapan apapun.

Apolos KAbiro TTS

Editor:arhp.