Aceh Tenggara | Khabarterkini.co – Proyek rehabilitasi dan peningkatan jaringan utama Bendungan Lawe Bulan tahap II yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk wilayah Sumatra, Provinsi Aceh, resmi berjalan sesuai ketentuan operasional sistem proyek nasional.
Proyek ini ditujukan untuk memperkuat fungsi irigasi Lawe Bulan dalam penyaluran air ke lahan pertanian dengan cakupan luas hingga 1.050 hektare. Pembangunan jaringan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengairan sawah masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Aceh Tenggara.
Berdasarkan pagu anggaran, rehabilitasi dan peningkatan jaringan utama tersebut menelan biaya sebesar Rp26.270.878.000. Proyek ini mencakup tiga kabupaten di Provinsi Aceh.
Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama 97 hari kalender. PT Utama Karya (Persero) melalui divisi Construction Service, EPC & Investment bertindak sebagai kontraktor pelaksana, sementara PT Agrinas Jaladri ditunjuk sebagai konsultan pengawas dengan nomor kontrak PB 0201-BWS1.6.1/170.
Hingga saat ini, proses pekerjaan telah berjalan lancar. Satu unit alat berat telah dioperasikan sejak hari pertama pelaksanaan. Di lapangan, pekerja mulai melakukan persiapan material seperti pemasangan besi dan papan mal untuk mencapai target pembangunan sesuai jadwal.
Site Manager proyek, Veri, saat ditemui pada 23 November 2025, menyampaikan bahwa seluruh tim sangat antusias dan optimistis terhadap kelancaran pembangunan. Ia berharap proyek ini dapat memberi manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam menyediakan sistem pengairan sawah yang lebih teratur dan akuntabel di Kabupaten Aceh Tenggara.
(Hamzah).















