Pelalawan | Khabarterkini.co
Kejadian yang sangat miris menimpa salah satu warga sebut saja namanya Solikin yang mana Solikin ini mencuri kelapa sawit warga desa sialang indah, dua tandan sehingga Solikin ini pun tertangkap pada jam; 02 dini hari di hamparan empat desa sialang indah, kecamatan pangkalan kuras, kabupaten Pelalawan Riau. 04/01/2025
Seketika tertangkap “Solikin” ini langsung di pukuli di TKP dan tak sampai di situ Solikin ini pun di giring ke kantor desa Sialang indah, sesampainya didepan kantor desa Sialang indah, Solikin ini di ikat di tiang bendera dengan mata di tutup dan disiksa di pukul, di tendang, di cambuk memakai selang. Terang sumber keawak media ini dari kejadian tersebut Solikin mengalami luka berat.
Masih di hari yang sama, salah satu warga desa sialang indah yang enggan namanya di sebutkan dalam pemberitaan ini menyampaikan hal serupa dan sangat menyayangkan penyiksaan tersebut yang di lakukan beberapa oknum Kadus desa tersebut.
Tambahnya, Masak gara-gara mencuri dua tandan kelapa sawit lansung disiksa tidak berprikemanusiaan. Jujur saya sangat miris sekali dengan apa yang di alami oleh Solikin. Terangnya ke awak media ini.
Begitu juga kata sumber berikutnya, di waktu kejadian penyiksaan tersebut, jujur pak saya pribadi tak sanggup melihatnya, kenapa tidak di waktu penyiksaan itu di lakukan oleh para beberapa oknum kadus itu, sangat tidak berprikemanusiaan. Dan tidak punya rasa kasihan sedikitpun. Jelasnya
Tak sampai di situ awak media ini melanjutkan mencari informasi, dan mertua dari pelaku pencurian kelapa sawit dua tanda n itu pun sangat menyayangkan apa yang di alami oleh menantunya tersebut.
Masak gara-gara menantu saya mencuri dua tandan kelapa sawit, sesadis itulah para oknum Kadus itu menyiksa menantu saya, jujur saya tidak terima menantu saya di perlakukan seperti itu. Saya akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum apalagi Honda menantu saya di bakar padahal Honda itu pun masih dalam kredit. Ungkapnya
Saya selaku mertua, mengharapan keadilan yang seadil-adilnya buat menantu saya tersebut. Jangan karna saya orang tak punya di pandang sebelah mata di desa sialang indah ini, tuturnya. sembari meneteskan air mata.
Dengan tayangnya pemberitaan ini para pelaku penyiksaan/pemukulan belum dapat di konfirmasi
Penulis: tim















