Aceh Tenggara | Khabarterkini.co
Banjir bandang yang melanda Desa Rih Belang, tepatnya di Dusun Urung Batu, beberapa waktu lalu, menimbulkan kerugian besar bagi warga setempat. Beberapa rumah rusak parah, sementara sejumlah petani mengalami gagal panen akibat terjangan banjir. 10 Desember 2024
Kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari 50 juta rupiah ini membuat warga dan aktivis setempat mendesak agar pihak berwenang segera melakukan peninjauan dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak kejadian tersebut.
Menurut Muhammad Ali, seorang aktivis dari LSM PPP3.I Kabupaten Aceh Tenggara, kejadian ini memerlukan perhatian serius dari pihak terkait. “Pemerintah harus turun langsung untuk memverifikasi kebenaran informasi ini dan menilai kerugian yang dialami warga,” ujar Muhammad Ali.
Aktivis yang juga terlibat dalam upaya pemulihan pasca bencana ini berharap ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk membantu meringankan beban warga.
Banjir yang terjadi pada tanggal 10 Desember 2024 tersebut, memporak-
porandakan infrastruktur desa dan merusak hasil pertanian, yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga Dusun Urung Batu. Kami berharap ada upaya yang cepat dari pemerintah untuk meringankan kerugian yang dialami masyarakat di sini,” tambahnya.
Masyarakat setempat kini menunggu tindakan nyata dari pemerintah untuk mengatasi dampak banjir bandang yang telah merugikan mereka.
(Hamzah).















