Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Jawa Timur

Kinerja Kejaksaan Negeri Lamongan Dipertanyakan, Aliansi Madura Indonesia Siap Gelar Aksi Demo

177
×

Kinerja Kejaksaan Negeri Lamongan Dipertanyakan, Aliansi Madura Indonesia Siap Gelar Aksi Demo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Lamongan | Khabarterkini.co

Aliansi Madura Indonesia (AMI) mengecam kinerja Kejaksaan Negeri Lamongan yang disebut “memalukan” dan “mengkhawatirkan” dalam menangani dugaan korupsi di Kabupaten Lamongan. Berbagai dugaan kasus korupsi dilaporkan, namun banyak yang diduga hilang tanpa jejak.

Dalam daftar dugaan kasus yang menghilang, termasuk pembangunan RPHU, Pokir Tahun 2017, Sentra Kuliner Sukodadi, hingga kasus OTT Lurah Tlogoanyar.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

AMI menyatakan bahwa dari beberapa kasus yang dilaporkan, hanya sedikit yang ditindaklanjuti, menciptakan kesan selektif.

“Sekali lagi, Kejaksaan Negeri Lamongan hanya membangun pencitraan. Nilai kinerja mereka dalam pemberantasan korupsi hanya pantas di angka 3 dari skala 1-10,” ungkap perwakilan AMI.

Menyikapi hal ini, AMI mendesak Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk memberhentikan Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan beserta jajaran lain yang dinilai tidak profesional.

Ancaman aksi besar-besaran pun telah digaungkan akan dilaksanakan pada tanggal 21-22 Desember 2023 di Kejati Jatim.

Ketegangan antara masyarakat dan lembaga penegak hukum ini semakin memuncak, sementara kejelasan terhadap kasus korupsi di Lamongan tetap menjadi tanda tanya besar.

Aksi demo diproyeksikan sebagai bentuk tekanan agar transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum dapat terwujud.

(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *