Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

Bebaskan Palestina! MTsN 2 Pasaman Barat Teriak Kepada Dunia

366
×

Bebaskan Palestina! MTsN 2 Pasaman Barat Teriak Kepada Dunia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat | Khabarterkini.co

Kepala madrasah, siswa, dan guru-guru MTsN 2 Pasbar, Sumatera Barat, mengadakan acara khusus untuk mendukung Palestina dari penjajahan agresor Israel pada Jumat, 2 November 2023.

Berbagai kegiatan diadakan, mulai dari apel kemanusiaan, kreasi bendera Palestina-Indonesia, doa untuk Hamas dan Palestina, hingga penggalangan dana tunai.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Di tengah sorak-sorai, terdengar teriakan “Palestina Merdeka!” yang dipimpin oleh Bapak Aal dengan penuh semangat. Emosi dan antusiasme siswa terasa kuat, mengisi suasana dengan semangat.

Buya Fauzan, yang memompa semangat siswa, menyatakan bahwa kita harus membela Palestina. “Palestina telah berjasa besar terhadap kemerdekaan Indonesia.”

Sayyid Tohir dari Palestina memberikan ribuan keping uang emas kepada Indonesia untuk dana perjuangan. Sementara Mufti Sayyid Amin Alhuseini mengajak dan menggalang dukungan dari negara-negara Timur Tengah agar mengakui kemerdekaan Indonesia. “Kata Buya Fauzan penuh semangat.

Dengan wajah serius, Kepala Madrasah, Bapak Jonaidi, menyatakan, “Kemerdekaan untuk Palestina adalah mutlak. Tidak bisa ditawar-tawar. Karena Israel adalah penjajah seperti Belanda di mata Indonesia.”

“Jika siswa memahami semangat perjuangan melawan penindasan dari madrasah, mereka akan menjadi generasi nasionalis yang Islamis di masa depan,” tambahnya.

“Saya senang dengan keluarga besar MTsN 2 Pasbar yang turut membela saudara Muslim yang tertindas di belahan dunia lain yang bernama Palestina,” kata Bapak Jonaidi kepada tim awak media ini.

Pada hari yang sama, Ibu Nopita, guru dan pembina OSIM MTsN 2 Pasbar, yang terlihat sibuk mengumandangkan “Free Palestina” kepada tim awak media ini, mengatakan bahwa dia sangat terharu dan berempati dengan nasib Muslimin di Palestina.

“Saya bahagia dan senang telah ikut membela Muslimin. Semoga menjadi amal di sisinya di akhirat,” ujar Ibu Nopi.

Terlihat jelas di area MTsN 2 Pasbar masih ada siswi/siswa yang membawakan lantunan lagu untuk Palestina dengan tema “Gaza to Night.”

Hadirin terlihat meneteskan air mata, bahkan beberapa guru ada yang terisak menangis. Ya Allah, tak terasa awak media pun ikut merinding dan terharu.

Sungguh acara yang menyentuh jiwa. Memang benar kata seorang tokoh Arab yang terkenal, “Anda tidak perlu menjadi Muslim untuk merasakan simpati terhadap Palestina. Cukup Anda menjadi manusia saja. Pasti jiwa Anda tersentuh oleh nasib mereka.”

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua OSIM madrasah, Wafi Alhaqqi, yang menyatakan, “Palestina harus merdeka. Cepat atau lambat. Tuhan pasti akan memberikan cahaya setelah lama mereka menderita. Dan kami ingin ikut mewujudkannya. Hidup Palestina. Hidup Indonesia,” ucap Wafi dengan semangatnya.

Palestina memang telah menjadi isu sentral dunia saat ini selama 78 tahun terakhir. Rakyat yang terjajah tidak pernah berhenti berjuang.

Namun semangat Hamas sebagai pasukan tempur akhir zaman telah membuka mata dunia bahwa Islam akan terus melawan segala bentuk penjajahan antarmanusia. Terutama Indonesia yang dalam pembukaan UUD 45 menyebutkan bahwa penjajahan di atas dunia harus segera dihapuskan.

Di penghujung acara, dengan semangat, Bapak Ulil Amri berkata, “Saya melatih jiwa siswa/siswi ini untuk mencintai NKRI dan cinta terhadap warga dunia. Semoga kemerdekaan untuk Palestina segera terwujud,” tegasnya.

Penulis: Zawil Huda, tim. Disunting oleh: Salbiah Harahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *