Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita Nasional

Mengurai Tata Kelola Air untuk Kesejahteraan Manusia dan Alam: Hasil KPT ke-2

158
×

Mengurai Tata Kelola Air untuk Kesejahteraan Manusia dan Alam: Hasil KPT ke-2

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Khabarterkini.co

Lima topik hasil diskusi tematik untuk subtema 2 Air untuk Manusia dan Alam telah disepakati oleh 118 peserta dalam kegiatan Konsultasi Pihak Terkait (KPT) ke-2 di Hotel Intercontinental Bali Resort, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Jumat (13/10/2023).

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kelimanya disepakati setelah melalui diskusi mendalam oleh para pemangku kepentingan pada Kamis (12/10/2023).

Topik yang dimaksud antara lain, pertama adalah perbaikan kualitas air (peningkatan kualitas air), konservasi dan pemulihan air tawar dan keanekaragaman hayati (konservasi dan pemulihan air tawar dan keanekaragaman hayati), air minum yang aman untuk semua (penyediaan air minum aman untuk semua), akses terhadap sanitasi dan kebersihan air untuk semua (akses terhadap sanitasi dan kebersihan air untuk semua), dan pengelolaan sumber daya air terpadu dan pendekatan lintas sektoral (pengelolaan sumber daya air terpadu dan pendekatan lintas sektoral).

Hasil diskusi yang disepakati tersebut dimaksudkan untuk menguatkan hubungan antara peningkatan kualitas air untuk kebutuhan manusia dan alam pada skala wilayah sungai dengan pendekatan dan teknologi baru di masa depan. Penerapan lima topik tersebut akan berdampak positif membangun sistem pendidikan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan harapannya agar dampak dari pertemuan KPT ke-2 di Bali tersebut akan bersinergi dengan rencana pemerintah yang bakal menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang air bersih. Karena, tujuan pemerintah menerbitkan aturan tersebut untuk mengakselerasi pemerataan akses air bersih di seluruh penjuru tanah air.

Indonesia masih membutuhkan 10 juta sambungan air bersih di berbagai wilayah di tanah air.

Inpres tersebut jadi salah satu contoh baik yang dibagikan di KPT ke-2 bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen meningkatkan tata kelola air untuk kebutuhan masyarakatnya.

KPT ke-2 di Bali yang diselenggarakan selama dua hari pada 12–13 Oktober 2023 dengan mempertemukan sekitar 1.094 pemangku kepentingan dari 73 negara yang terdiri dari unsur pemerintah, otoritas lokal, parlemen, organisasi, dan masyarakat.

Pelaksanaan KPT ke-2 di Bali adalah lanjutan dari Pertemuan Awal atau KPT ke-1 pada Februari 2023. Hasil KPT ke-2 Indonesia mendorong partisipan yang hadir menguatkan empat isu penting yang akan dibawa ke Forum Air Dunia ke-10 pada Mei 2024.

Kominfo

{red}.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *