Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Digital

480
×

Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Digital

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Khabarterkini.co

Pemerintah Indonesia dan Jepang telah sepakat untuk melanjutkan kerja sama di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), penyiaran, dan layanan pos. Kedua negara juga sedang mengeksplorasi peluang kerja sama dalam pengembangan sektor digital seperti 5G, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data besar.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, menyatakan bahwa Memorandum of Cooperation (MoC) antara Indonesia dan Jepang yang sebelumnya berakhir pada tahun 2020 kini akan diperbarui. Indonesia berkomitmen untuk memajukan kerja sama ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mempercepat transformasi digital.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Kerja sama MoC ini mencakup pertukaran informasi, regulasi, dan kebijakan; peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan bantuan teknis; serta dukungan dari lembaga dan organisasi terkait, bersama dengan pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik,” jelasnya setelah pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Parlemen Ministry of Internal Affairs and Communications (MIC) Jepang, Komori Taku, di Kantor MIC, Tokyo, Jepang, pada Rabu (11/10/2023).

Wamenkominfo menjelaskan bahwa pembahasan dalam pertemuan bilateral ini terutama berfokus pada upaya implementasi MoC.

“Saat ini, pemerintah Indonesia sedang mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mungkin dapat bekerja sama dengan Jepang, termasuk dalam pembangunan pusat data,” ungkapnya.

Wamenkominfo menyambut baik kerja sama di bidang teknologi digital dan berharap untuk peningkatan kerja sama yang lebih substansial. Terlebih lagi, dengan Indonesia sebagai ketua ASEAN dan Jepang sebagai Ketua G7, ada peluang besar untuk memanfaatkan momen Peringatan 50 Tahun Kerja Sama ASEAN dan Jepang.

Wamen Nezar Patria juga sedang mempertimbangkan kemungkinan kerja sama di sektor digital dan membuka pintu untuk investasi perusahaan Jepang di Indonesia.

“Indonesia tengah mengeksplorasi kerja sama dengan Jepang terkait ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Dan kami terbuka untuk peluang investasi di sektor teknologi digital,” ungkapnya.

Menurut Wamenkominfo, Wakil MIC Jepang, Komori Taku, menyambut baik usulan Indonesia mengenai pengembangan kerja sama di sektor digital, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi 5G, AI, dan data.

“Terutama mengenai standar dan penerapan kebijakan pada AI yang dapat meningkatkan pemanfaatan AI, dan mencegah risiko yang ditimbulkan oleh AI,” tutur Wamen Nezar Patria.

Pemerintah Jepang juga berharap Indonesia dapat bergabung dalam kegiatan Open RAN Symposium yang akan diselenggarakan pada awal November 2023 mendatang.

“Indonesia menyambut baik dan akan mengirimkan perwakilan yang sekaligus menjadi salah satu pembicara pada kegiatan dimaksud,” ungkap Wamenkominfo.

Wamen Nezar Patria juga mengapresiasi rencana investasi beberapa perusahaan teknologi Jepang.

“Salah satunya perusahaan yang menyediakan strategi informasi dan data dalam penanggulangan bencana,” ungkapnya.

Penandatanganan MoC antara Wamenkominfo Nezar Patria dan Wamen MIC Komori Taku disaksikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Tokyo, Heri Akhmadi.

KOMINFO

{red}.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *