Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 300x600
Berita Nasional

Imah Noong: Observatorium Astronomi & Planetarium Menarik Minat Sabar AS untuk Pendidikan dan Wisata

276
×

Imah Noong: Observatorium Astronomi & Planetarium Menarik Minat Sabar AS untuk Pendidikan dan Wisata

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Khabarterkini.co

Untuk memperkuat daya tarik Equator Pasaman, Sabar AS bersama OPD terkait melakukan kunjungan belajar ke Imah Noong. Imah Noong merupakan observatorium Astronomi & Planetarium yang terletak di Kampung Eduwisata Areng No. 31, RT.02 RW.12, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Sabar AS dan rombongan disambut oleh Hendro, pemilik dan pengelola Imah Noong. Mereka melihat bahwa atap Imah dapat digeser, memungkinkan penggunaan teleskop Bresser di dalamnya untuk mengamati benda langit. Sabar AS menyebut desainnya sebagai unik, ilmiah, dan mengandung banyak ilmu teknologi.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Hendro juga menjelaskan bahwa selain kegiatan pengamatan benda langit, observatorium ini melibatkan petani dan peternak dalam kegiatan eduwisata, memanfaatkan kearifan lokal.

Imah Noong memiliki arti dalam Bahasa Sunda, “imah” berarti rumah dan “noong” berarti mengintip. Jadi, secara bahasa, Imah Noong berarti rumah tempat mengintip benda langit dengan teleskop.

Hendro, lulusan Magister Astronomi ITB, mendirikan observatorium ini pada 2012 dengan inspirasi dari pengalaman memandu di Observatorium Bosscha sejak 1998. Awalnya, observatorium ini hanya untuk keperluan pribadi, tetapi seiring waktu, Imah Noong menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Pembangunan observatorium ini berlangsung dari tahun 2012 hingga 2014 di pekarangan rumah Hendro. Dilanjutkan dengan penambahan sarana Masjid Planetarium yang berfungsi sebagai planetarium sekaligus tempat ibadah. Sarana ini dapat menampung hingga 40 orang dan dapat digunakan oleh wisatawan yang berkunjung.

Dengan Imah Noong, Hendro ingin menghadirkan Pariwisata berbasis edukasi yang melibatkan kegiatan sekitar observatorium, seperti pembibitan sayuran, arena panahan, peternakan kelinci, dan peternakan sapi perah. Ini diharapkan dapat membantu pengembangan ekonomi dan pendidikan khususnya untuk Kampung Areng, Desa Wangunsari Lembang.

Fasilitas di Imah Noong meliputi Ruang Multimedia & Perpustakaan, Teleskop, Observatorium, Masjid Planetarium, dan Mini Zoo. Selain itu, terdapat fasilitas lain seperti Home Stay, Toilet, dan Bio Gas untuk pengolahan sampah organik rumahan.

Sabar AS sangat terkesan dengan apa yang dilihatnya di musholatorium Imah Noong dan mengucapkan “Masya Allah” berkali-kali. Masyarakat juga merasakan manfaat dari keberadaan Imah Noong, terutama dalam pengamatan langit yang dianggap luar biasa oleh Sabar AS dan rombongan.

Sabar AS berharap media pendidikan astronomi dan edukasi wisata ini dapat terus berkembang di Pasaman. Dia juga mengajak OPD terkait untuk mendukung inisiatif ini.

Penulis : Tanjung
Editor : Salbiah Hrp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *