Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
KUANSING

Miris.! Taat Pajak Malah Kena Palak di Kantor Samsat Teluk Kuantan

948
×

Miris.! Taat Pajak Malah Kena Palak di Kantor Samsat Teluk Kuantan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kuansing, Riau | Khabarterkini.co

 

Korban Penggelapan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di UPT sistem
Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) atau One-stop Administration Services Office Kuansing, Riau.

Terus bertambah untuk di ketahui Korban Sudah mencapai 40 orang Kerugian yang di alami Korban Pembayaran Pajak Bermotor, Bervariasi mulai dari 1.600.000 ( Satu juta enam ratus ribu Rupiah) Hingga Rp 15.000.000 ( Lima belas juta Rupiah) Nilai ini sudah cukup membuat masyarakat Trauma untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor

Yang lebih anehnya lagi Para korban membayar di loket pembayaran di Kantor UPT Samsat Kuansing Seperti keterangan Korban

“Iya saya dipanggil ke meja kasir waktu pembayaran dan dikasih tanda stempel lunas dari Samsat” ungkap salah satu korban

Dan lebih MirisNya lagi; salah satu korban Penggelapan Pembayaran Pajak Kendaraan Sangat Kecewa Seperti Patah hati Beliau memberi Keterangan yang sangat Miris

“Kalau enggak di kantor samsat kejadian nya, mungkin Tidak akan sesakit ini rasanya Pak Sudah kita taat pajak di palak lagi di kantor Samsat langsung” Kata Qanita salah Satu Korban dengan wajah Kecewa.

Di tempat yang berbeda Kapolres Kuansing AKBP Pengucap Priyo Soegito.S.I.K.M.H Pada Saat di Konfirmasi melalui WhatsApp terkait Penggelapan Pembayaran Pajak Kendaraan,

Apakah sudah ada Korban yang membuat Laporan ke polisi.? Kapolres menjawab dengan singkat “Ada mas” Beliau juga memberi Saran kepada Korban” yang dirugikan dipersilahkan membuat laporan polisi” tutup Kapolres Kuansing

Diketahui kebanyakan wajib pajak yang menjadi korban oleh oknum Honorer Berinisial GI kabarnya oknum Honorer tersebut pun sudah diberhentikan dari UPT Samsat Kuansing,

Pada saat di konfirmasi Awak media yang bersangkutan terkait kasus yang dialami nya melalui WhatsApp tidak menjawab padahal uda ceklis dua biru

{B.A}.
Editor : {arhp}.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *