Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
INHU

Warga Batu Gajah Air Molek Hadang Mobil Truk Pengangkut Batubara

182
×

Warga Batu Gajah Air Molek Hadang Mobil Truk Pengangkut Batubara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INHU | Khabarterkini.co

Puluhan truk raksasa angkutan transportasi batubara Over Dimention/ Loading (Odol) dihadang ratusan warga Air Molek Pasir Penyu Inhu, sekira pukul 11.00, Minggu (12/2).

Tindakan itu dilakukan warga karena merasa tidak tahan lagi dengan dampak kerusakan badan jalan trans lintas tengah yang di timbulkan truk batubara, tangki CPO dan Kayu HTI di lintas tengah khususnya di Desa Batu Gajah Pasir Penyu.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Kita sudah sampaikan kepada Gubernur Riau Syamsuar baik melalui surat terbuka yang diunggah di medsos maupun lewat media online mainstream bahkan sudah pernah di bahas di Pemkab Inhu tahun 2022 lalu terkait dengan kerusakan badan jalan itu tapi upaya masyarakat itu kandas”, jelas Hatta Munir Penasehat Forum Pemantau Aset Negara(F-PAN) Inhu Riau, Minggu (12/2)

Kenadaraan berat pengangkut batu bara di hadang warga, lantaran aktifitas kendaraan tersebut sangat mengganggu bagi warga sekitar.

Dikatakan jika pemrov Riau juga tidak merespon untuk menyetop truk angkutan Odol ini dikhawatirkan aksi demo spontan yang lebih besar memboikot arus lalu lintas ratusan truk yang over kapasitas tidak tertutup kemungkinan bisa terjadi.

“Kota Air Molek dan sekitar adalah tergolong pemukiman padat penduduk sangat menderita jika di musim hujan lumpur dan air menggenangi lobag-lobang di sejumlah ruas badan jalan dan sebaliknya jika dimusim kering debu gelap beterbangan di dihempas ratusan truk yang melintas dan mengotori lingkungan dan udara”, lanjut Hatta.

Warga tidak jenuh akan terus menyuarakan keberatan truk Odol yang meresahkan ini karena mengganggu bukan saja mengancam lakalantas juga telah berdampak buruk pada kesehatan karena debu tebal melingkupi udara bersama dengan hembusan kencangnya angin yang acap terjadi, pungkas Hatta
(A.Rustandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *