Kuansing,Riau|Khabarterkini.co-Pada tahun 2019 dunia di serang wabah yang sangat berbahaya Corona virus disease dengan sebutan keren nya adalah Covid -19. Virus tersebut telah merobohkan berbagai pilar-pilar dunia seperti perekonomian, pendidikan yang paling utama adalah pilar kesehatan dengan mulai berakhirnya Covid-19.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin akan memfokuskan pelayanan kesehatan ke arah pencegahan atau promotif preventif. Hal itu dilakukan melalui transformasi kesehatan pilar pertama terkait layanan primer.
Ada 6 pilar transformasi kesehatan yang diinisiasi Menkes Budi, yakni Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan. Itu adalah 6 kerangka besar yang akan dikejar sampai tahun 2024.
Pelayanan kesehatan yang difokuskan ke arah pencegahan merupakan transformasi kesehatan di pilar pertama yakni Transformasi Layanan Primer. Transformasi ini adanya di Puskesmas dan Posyandu.
Sebagai langkah awal, melaksanakan transformasi pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau melakukan uji coba Pelayanan Kesehatan melalui Aplikasi Kuansing Sehat Inovatif Siaga dan Pelayanan Prima (AKU-SIGAP). Aplikasi tersebut langsung diluncurkan pada hari Senin 03/10/22 berbarengan dengan penetapan penerapan BLUD di 25 UPTD Puskesmas bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kelurahan Sei Jering, Kecamatan Kuantan Tengah.
Dalam sambutan hangatnya Plt. Dinkes Kabupaten Kuantan Singingi, Jefrinaldi menyampaikan, dengan diluncurkannya Aplikasi AKU-SIGAP ini untuk memudahkan masyarakat dalam mengontrol kesehatan
“Jika dinilai dari sisi biaya, menjaga orang tetap sehat lebih murah daripada mengobati orang sakit. Tidak hanya itu, orang yang kesehatannya dijaga akan memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik” tutur Jefrinaldi
Sekarang kita sedang mempersiapkan bagaimana mereka bisa kita sentuh agar bisa kembali lagi melayani kesehatan masyarakat. Sekarang Posyandu bisa melayani bayi, Ibu, anak-anak, remaja dan lansia. Saat ini ada sekitar 25 UPTD Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Kuansing
Dikatakan Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kuantan Singingi, Jefrinaldi bahwa Aplikasi AKU SIGAP itu sendiri dibuat oleh putra daerah Kuansing dengan akronim dari “A” itu adalah Aplikasi, “Ku” itu Kuansing dan “S” itu Sehat atau Santun, kemudian huruf “I” itu Inovatif, “Ga” Itu Siaga dan “P” itu Pelayanan Prima yang merupakan kunci dari segala tujuan layanan.
Ada sejumlah program yang akan dilakukan di antaranya menata ulang jaringan fasilitas layanan kesehatan, seperti merevitalisasi Posyandu agar menjadi lebih formal.
“Jadi kita sudah definisikan layanan kesehatan mulai dari Promotif, Preventif, sampai Kuratif. Nanti itu akan distandarkan dan nanti akan diformalkan jaringan-jaringannya,” jelas Jefrinaldi
Penetapan penerapan BLUD 25 UPTD PUSKESMAS Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuansing dan Peluncuran Aplikasi Kuansing sehat inovatif siaga dan pelayanan prima AKU-SIGAP serta pertemuan percepatan Universal Heath Coverage (UHC)
Dalam sambutan nya Plt. Bupati Drs.H.suhardiman Amby, Ak, M.M, mengapresiasi aplikasi AKU-SIGAP dan aplikasi tersebut dibuat oleh putra daerah Kuansing. Aplikasi ini sangat memudahkan masyarakat Kuansing dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan saya berharap “agar tidak ada lagi Masyarakat Kuansing yang kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan atau ditolak saat berobat” tegas Suhardiman
Selanjutnya di depan 25 kepala UPTD Puskesmas dan Direktur RSUD plt Bupati menyampai kan agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat “Kami Pemerintah Daerah berkomitmen dalam pelayanan kesehatan yang terpenting diterima dulu kalau masalah keuangan nanti kita usahakan, intinya jangan ada lagi masyarakat yang mengalami kesulitan saat berobat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Riau H. Zainal Arifin, Skm.mm, mengatakan “saya sebagai pembantu Gubernur Riau siap membantu Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima, kami siap membantu Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima” pungkasnya
Bersamaan dengan peluncuran Aplikasi AKU-SIGAP dan penetapan serta penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di 25 UPTD Puskesmas seluruh Kuansing Kadinkes Provinsi Riau H. Zainal Arifin, Skm. MM sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kuansing. “Aplikasi ini sangat bagus bagi masyarakat Riau khususnya Kuansing dengan ditetapkannya BLUD di 25 UPTD Puskesmas lebih memudahkan dalam pengelolaan keuangan sendiri jadi tidak perlu lagi menunggu APBD-P disahkan,” jelasnya.
Semua akan lebih mudah dilakukan dengan aplikasi ini yang sudah terintegrasi dengan jadwal dokter di berbagai rumah sakit dan puskesmas terdekat. Hal ini akan mempercepat alur pelayanan kesehatan, dari yang awalnya harus datang secara langsung dan antri berjam-jam, kini masyarakat bisa datang pas sesuai waktu yang ditentukan
Dikesempatan yang sama ketua PWI Provinsi Riau Zulmansyah Sekedang mengapresiasi peluncuran Aplikasi AKU-SIGAP tersebut, “Ini ide yang sangat luar biasa, saya secara pribadi sangat bangga dengan aplikasi ini, di tengah-tengah kondisi Kabupaten Kuansing yang sedang tidak baik-baik saja Plt Bupati masih sempat memikirkan masyarakat nya,” ucap nya.
Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuansing Nurhadi Puspandoyo, SH.MH, Waka Polres Kuansing Kompol Lilik Surianto.SH.MH, Danramil/02 Kuantan Tengah Lettu Arm Herdianto, Ketua PWI Provinsi Riau beserta rombongan, OPD Pemerintah Kabupaten Kuansing dan 25 Kepala UPTD Puskesmas.
(Budi.A)















