Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
KUANSING

IBU Dan Anak di Kuansing mati Terbunuh Dalam Keadaan Berpelukkan

901
×

IBU Dan Anak di Kuansing mati Terbunuh Dalam Keadaan Berpelukkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kuansing,Riau | Khabarterkini.co

Seorang gadis berusia 24 tahun yang menjadi korban pembunuhan bersama ibunya Hasna (60), Selasa malam (27/09/2022) di Dusun Penghijauan, Desa Pasarbaru, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuansing yang menggemparkan masyarakat Pangean.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kematian kedua wanita anak dan ibu tersebut diketahui berawal dari sang pacar Umar merasa janggal karena nomor seluler kekasihnya tidak aktif seharian, sehingga lelaki yang menjadi pujaan hati gadis tersebut mencoba mendatangi rumah korban.

Saat itu, Umar (26), warga Sako yang merupakan pacar korban datang ke rumahnya. Sebab, sudah seharian ia tak bisa berkomunikasi dengan korban. Sesampai di rumah, ia menemukan rumah dalam keadaan gelap gulita dan pintu rumah terbuka.

Takut dikira yang tidak-tidak, Umar pergi ke rumah salah satu keluarga korban, Santi yang berada di Desa Sungai Langsat, Kecamatan Pangean, Ia menyampaikan bahwa korban tak bisa dihubungi dan rumah dalam keadaan gelap gulita dengan pintu terbuka.

Santi pun mencoba menghubungi korban. Benar, hp-nya tidak aktif. Kemudian, Santi menghubungi Dea, tetangga korban untuk memastikan kondisi rumah.

Dea menyampaikan hal ini kepada bapaknya, Edi. Lalu Edi langsung mendatangi rumah korban. Karena gelap, Edi menyalakan lampu senter dan menemukan kedua korban bersimbah darah di ruang tengah. Posisinya, sang anak menelentang dan sang ibu telungkup dengan tangan memeluk anaknya.

Melihat hal ini, Edi langsung lari keluar rumah dan melaporkan ke Kepala Dusun Penghijauan, Suhar. Suhar langsung melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pangean dan Camat Pangean serta perangkat desa lainnya.

Seketika, rumah korban ramai dikerumun warga. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan. Salah satu barang bukti yang diamankan adalah sebilah kapak.

Informasi yang dirangkum awak media kerugian yang dialami korban berupa dua unit hp, satu unit sepeda motor dan perhiasan.

Malam itu pihak kepolisian langsung membawah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk kepentingan autopsi dan siang tadi kedua jenazah korban sudah dikebumikan di pemakaman keluarga.

(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *