Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
NTT

Subsidi Pupuk Tahun 2022 Tidak Mencukupi Kebutuhan Para Petani.

126
×

Subsidi Pupuk Tahun 2022 Tidak Mencukupi Kebutuhan Para Petani.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TTS | Khabarterkini.id ” Masyarakat petani di desa Linamnutu, kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur Mengalami penurunan hasil panen tahun ini, dikarenakan kebutuhan petani akan pupuk mengalami penurunan, dan hampir seluruh pentani di desa Linamnutu, kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan tidak mendapatkan pupuk.06/05/2022.

Menurut keterangan salah seorang petani bahwa tahun ini ia mengalami penurunan hasil panen, dikarenakan ia tidak kebagihan pupuk yang dikasih oleh pemerintah (Pupuk Subsidi). Menurutnya, ia bersama petani yang lain sudah menyetor uang ke kios penyalur atau pengecer yang ada di Desa Linamnutu, untuk bisa mendapatkan pupuk bersubsidi yang di kasih oleh pemerintah untuk membantu para petani. Edi menjelaskan, saya sudah selesai panen dan hasilnya tidak sama seperti tahun kemarin, Tahun ini hasil yang saya dapat menurun. Ujarnya.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dari pantauan awak media ini, salah seorang pengecer yang ada di Linamnutu, Bapak lukas faot menjelasakan bahwa, petani yang ada di linamnutu sudah menyerahkan uang untuk pembelian pupuk.
Uang tersebut sudah saya kirim ke distributor dengan nilai uang Rp, 131.030.000 untuk pelayanan pupuk sebanyak 44 ton NPK dan 15 ton Pupuk UREA. Tetapi jumlah pupuk saya terima tidak mencapai jumlah yang sudah di setujui bersama distributor yaitu, 44 ton NPK, saya terimah hanya 10 ton NPK dan 15 ton UREA. Ujar lukas faot.

Ketika dihubungi awak media ini, bagian distributor memberikan keterangannya bahwa, Betul. uang dari pengecer Linamnutu Rp, 131.030.000 dan masih ada ada uang sisa di kami selaku distributor senilai 70an juta rupiah. Ketika persediaan pupuk tidak mencapai jumlah yang disetujui yaitu NPK 44 ton. sisa uang tersebut ingin saya kembalikan ke pak Lukas pengecer Linamnutu, tetapi pak Lukas tidak mau karna menunggu alokasi pupuk tahap berikut.

Setelah kami meminta alokasi pupuk tambahan dari pemerintah, tidak cukup karena pupuk hanya tersedia 2 ton saja, sehingga sampai saat ini uang yang sisa itu masih ada di saya, dan saya akan kembalikan ke pak Lukas setelah usai lebaran, Ujar Zulkifli Mahmud Date.

Dari pihak Dinas pertanian Kabupaten Timor Tengah Selatan. Memberikan keterangan bahwa , alokasi pupuk subsidi pemerintah tahun 2022 terbagi 6 jenis pupuk: Urea 1512 ton, NPK 378 ton, Za 150 ton,Organik gramilan 200 ton, Organik cair 486 Liter. Untuk kecamatan Amanuban Selatan 144 ton khusus NPK dari 378 ton kami sudah alokasikan. Yang menjadi kendala itu ada 2 kios penyalur yaitu, kios SEDERHANA Linamnutu dan kios TIFANI di kecamatan Batuputih.
Yang menjadi permasalahannya karena dari kios TIFANI menyetor duluan ke distributor. Sedangkan kios SEDERHANA menyetor terakhir, sehingga dari TIFANI melayani beberapa desa di 2 kecamatan yaitu, Kecamatan Batuputih dan Kecamatan Amanuban selatan khususnya Desa Bena. Jelas Yosef Tahoni.
Dan memang persediaan pupuk tahun 2022 berkurang. Kami hanya meminta kepada pemerintah pusat untuk alokasi pupuk tambahan, tetapi sampai dengan saat ini kami belum menerima informasi bahwa akan ada alokasi pupuk bersubsidi. Sehingga kami arahkan ke masyarakat petani untuk mendapatkan pupuk non subsidi. Ujar Yosef, menjelaskan.

Pengecer TIFANI memberikan arahan kepada awak media ini untuk langsung wawancara ke Dinas pertanian saja, menurutnya pupuk jelas tidak ada sampai saat ini. Ujar Ayani TIFANI.

A.S – Y.M. Tim TTS NTT.

Editor:arhp.