Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kampar

Meriahnya “aghi ghayo onam” di Kabupaten Kampar Propinsi Riau tak bisa dilupakan

132
×

Meriahnya “aghi ghayo onam” di Kabupaten Kampar Propinsi Riau tak bisa dilupakan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KAMPAR – RIAU | Khabarterkini.id

Meriahnya “aghi ghayo onam” (hari raya enam) di Kabupaten Kampar Propinsi Riau tak bisa dilupakan. Hal ini yang menjadi ciri khas bagi masyarakat kabupaten Kampar bahkan sudah ditetapkan sebagai agenda pariwisata kabupaten Kampar bahkan sampai ketingkat nasional, pun negara jirannya Indonesia sudah mengenal kegiatan tersebut. Aghi ghayo onam tahun ini jatuh pada hari Senin (09-05-2022).

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Bukan lebaran 1 Syawal yang meriah di kabupaten Kampar khususnya kecamatan Bangkinang atau pribumi tapi hari raya puncaknya adalah setiap tanggal 8 Syawal. Aghi ghayo onam disebut juga dengan ziarah kubur karena pada hari tersebut pagi menjelang siang semua masyarakat tumpah ruah untuk ziarah kubur. Tidak mengenal usia, yang kecil sampai yang tua laki-laki berbondong-bondong untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Sementara itu, kaum wanita mempersiapkan hidangan untuk “makan bajambau” di masjid terdekat dari kediaman mereka. Dan untuk hidangan “makan bajambau” tidak harus mewah, cukup sederhana yang penting ikhlas. Inilah indahnya hari kemenangan dan puncaknya pada tanggal 8 Syawal setiap tahun hijrah.

Bahkan kaum kerabat yang berada di perantauan baik dalam negeri maupun luar negeri menyempatkan dirinya untuk pulang kampung. Alhamdulillah tahun ini pemerintah sudah bolehkan mudik, saya dari Malaysia emang sudah rindu dengan orang tua dikampung halaman,.Alhamdulillah ya Allah” kata Malik yang baru pulang merantau dari Malaysia.

Aghi ghayo onam merupakan momen yang sangat sakral dihati masyarakat “ughang Ocu” (orang Ocu). Tak tanggung-tanggung, para pejabat daerahpun menyempatkan hadir pada acara tersebut, seperti Bupati Kampar beserta jajarannya, gubernur Riau, sampai menteri pun pernah menghadiri aghi ghayo onam tersebut.

Meriahnya “aghi ghayo onam” sudah membimbing di Indonesia, karena banyak putra kabupaten Kampar menjadi pejabat di pusat dan ketika acara ini diadakan tidak ada kata tidak bisa pulang kecuali sakit dan mati, kalau uang bisa dicari, kalau sedang dinas bisa mintak cuti” kata Letkol TNI Aidil yang pernah jadi Dandim Kampar.

Secara terpisah, setda kabupaten Kampar Drs H M Yusri M.Si mengajak seluruh komponen masyarakat yang sedang merayakan hari ghayo onam, kita sebagai uwang Ocu (orang Ocu) harus selalu melestarikan tradisi yang sudah dimulai sejak puluhan tahun yang lalu, jangan sampai kita rusak, jangan sampai ada oknum-oknum yang dengan sengaja mempropagandakan tradisi kita ini, sebab ini merupakan tradisi kita, didaerah lain mungkin tidak kita jumpai hal seperti ini, semoga Allah SWT selalu melindungi daerah yang kita cintai ini, aamiin yra” tutup beliau. Hadir juga anggota DPD RI Edwin Pratama putra SH, beliau adalah salah satu cucu dari pahlawan nasional dari Kampar yaitu Datuk Tabano. (Y/K)

Editor:arhp.