Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Sumatera UtaraUncategorized

Masyarakat Kampung Jawa Adakan Khataman Al-Qur’an Di Malam Lailatul Qadar Di Mesjid Nurul Hidayah

133
×

Masyarakat Kampung Jawa Adakan Khataman Al-Qur’an Di Malam Lailatul Qadar Di Mesjid Nurul Hidayah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Labuhanbatu | Khabarterkini.id-Masyarakat Kampung Jawa mengadakan Khataman Al-Qur’an di Masjid Nurul Hidayah kampung Jawa Labuhanbatu yang bertepatan dimalam Ke – 27 Ramadhan atau Malam Lailatul Qadar, sebagai pertanda bahwasanya tadarus di bulan Ramadhan 1443 Hijriyah telah selesai di laksanakan, kamis malam ( 28/4/2022) di Dusun Kampung Jawa B, Desa Kampung Dalam, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera utara sekitar pukul 21.05 wib.

Masyarakat yang begitu antusias mengikuti khataman Al-Qur’an tersebut dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh dengan berkah serta penuh hidayah, Terlebih lebih masyarakat yang beribadah di Masjid Nurul Hidayah berharap bisa mendapatkan malam lailatul Qadar yaitu
Malam yang lebih baik daripada malam 1000 bulan ( pendapat Ulama. red).

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Menurut pendapat beberapa ulama, di dalam salah satu kitab karya Imam Al Ghazali yang termasyur yaitu kitab ihya ulumuddin, di kitab tersebut bagi siapa saja hambanya yang sering membaca kitab suci Al Qur’an terutama di bulan Ramadhan, maka Allah SWT akan melipat gandakan dan akan menghapus setiap dosa manusia tersebut seperti manusia yang baru dilahirkan yaitu kembali suci dan bersih dari segala dosa dosa yang sudah di perbuat dalam satu tahun.

Selain kita di anjurkan membaca Al- Qur’an setiap malamnya, kita juga di anjurkan atau memperbaiki yang wajib, seperti sholat lima waktu, memperbanyak sholawat dan kegiatan sunnah terutama melaksanakan sholat tarawih serta witir, memperbanyak amalan amalan yang yang bisa membuat Allah SWT Ridho kepada kita.

Akhir kegiatan khataman Al -Qur’an di tutup dengan doa bersama sama serta menyantap hidangan yang sudah biasa di buat oleh masyarakat setempat yaitu berupa nasi pulut dengan potongan ayam goreng, kripik dan lainnya, yang di infaqkan oleh saudara salim teratak ( sapaan akrab) dengan berharap untuk mendapatkan Hidayah dan pengampunan dari Allah SWT serta Rasulnya.

(I.G.HRP).