Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 300x600
Riau

SPBU PT KSO Pangkalan Kerinci Klarifikasi Isu Kelangkaan Solar: “Tidak Ada Kelangkaan, Hanya Kehabisan Sementara

118
×

SPBU PT KSO Pangkalan Kerinci Klarifikasi Isu Kelangkaan Solar: “Tidak Ada Kelangkaan, Hanya Kehabisan Sementara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PANGKALAN KERINCI | Khabarterkini.co

Manajemen SPBU PT KSO Pangkalan Kerinci memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan viral di sejumlah media online mengenai dugaan kelangkaan minyak subsidi jenis solar di SPBU mereka yang terletak di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, pihak manajemen menegaskan bahwa tidak benar telah terjadi kelangkaan minyak solar di SPBU bernomor 14.283.6109 tersebut.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Kami tegaskan bahwa tidak ada kelangkaan solar di SPBU kami. Isu yang beredar belakangan ini tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujar manajemen dalam rilis klarifikasinya.

Terkait inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu, manajemen tidak membantah. Namun, mereka menjelaskan bahwa pada saat sidak tersebut berlangsung, stok solar di SPBU memang sedang kosong karena telah habis terjual kepada masyarakat.

“Habisnya stok solar saat itu murni karena tingginya permintaan. Bukan karena kelangkaan distribusi atau penimbunan,” lanjut pernyataan tersebut.

Manajemen juga menjelaskan bahwa antrean kendaraan yang kerap terlihat di SPBU mereka terjadi karena beberapa SPBU lain di sekitar wilayah tersebut juga mengalami kehabisan stok, sehingga konsentrasi pembelian solar berpindah ke SPBU PT KSO.

Sebagai penutup, pihak SPBU PT KSO Pangkalan Kerinci berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang sempat simpang siur di masyarakat dan media.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kerja sama seluruh pihak, khususnya media, dalam menyampaikan informasi yang berimbang kepada publik.”

(red).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *