Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
NAD

Bupati Aceh Tenggara Lepas 352 Mahasiswa UGL untuk KKN Angkatan XI

106
×

Bupati Aceh Tenggara Lepas 352 Mahasiswa UGL untuk KKN Angkatan XI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Aceh Tenggara | Khabarterkini.co

Sebanyak 352 mahasiswa Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh secara resmi dilepas oleh Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-11 pada tahun ajaran 2025. Acara pelepasan berlangsung pada Jumat, 9 Mei 2025, di halaman Gedung Serbaguna UGL Aceh.

Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhry yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan UGL berpesan agar para mahasiswa menjaga nama baik almamater serta menghormati norma dan budaya masyarakat di lokasi KKN. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghargai guna menghindari potensi konflik sosial.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Saya berharap mahasiswa KKN dapat membaur dengan masyarakat, menghilangkan perbedaan, dan menjalankan kegiatan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Salim.

Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintahan mulai dari camat, kapolsek, koramil, hingga kepala desa untuk mendukung dan membimbing mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Salim mengingatkan pentingnya komunikasi antara mahasiswa, aparat desa, dan pihak kampus demi terciptanya suasana kekeluargaan yang harmonis.

Selain itu, Bupati menegaskan komitmennya dalam memerangi narkoba di Aceh Tenggara. Ia mengimbau mahasiswa untuk menjauhi narkoba dan turut aktif dalam menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat.

“Jika kalian mengetahui adanya peredaran narkoba di desa tempat KKN, jangan ragu untuk melapor. Pemerintah bersama kepolisian dan TNI sudah menyatakan perang terhadap narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UGL Aceh, Indra Utama, menyampaikan bahwa peserta KKN berasal dari berbagai fakultas dan akan disebar ke 27 desa di lima kecamatan, yakni Bambel, Lawe Alas, Tanoh Alas, Badar, dan Semadam.

“Tema KKN tahun ini adalah Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Mandiri, Kreatif, Berbudaya, dan Bebas dari Narkoba. Kami berharap mahasiswa dapat melahirkan program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti penyuluhan pertanian, pendidikan tambahan, dan pembenahan data monografi desa,” ujar Indra.

Secara terpisah, di Aula Kantor Camat Bambel, turut dilaksanakan prosesi penyerahan 103 mahasiswa KKN. Acara tersebut dipandu oleh protokol panitia dari UGL dan dihadiri oleh Sekretaris Umum UGL, Saragapa, yang menekankan pentingnya menjaga etika selama pelaksanaan KKN.

Penyerahan mahasiswa juga dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Camat Bambel, Dewi Desi Fahmi, S.H. Ia meminta para kepala desa di wilayahnya untuk mendampingi mahasiswa ke desa penempatan masing-masing.

(Hamzah).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *